![]() |
| Lokasi pekerjaan galian saluran air |
Pada awalnya kita hanya menjalankan tugas sebagai fungsi sosial kontrol pantau pekerjaan pembangunan drainase yang terlihat amburadul di sepanjang jalur Sultan hasanudin Tambun, tiba-tiba dari halaman Rumah sakit Karya Medika II, kenapa ada Pipa 1.5 inc di tanam dalam tanah, 'bisa jadi dugaan kuat pungsi Pipa sebagai saluran buang limbah Medis (Limbah B3) dari RS.Karya Medika II.
![]() |
| Lokasi pipa yang diduga limbah B3 |
'Hingga berita ini ditulis pihak RS.Karya Medika belum menghubungi sesuai info yang di dapat dari security, karena sudah ada nomor kontak yang diberikan'
Sementara itu Saat di minta tanggapan, Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Penegakan Hukum Republik Indonesia
( GRPPH - RI ) Syahban Siregar.SH mengatakan, dengan adanya temuan wartawan redaksibekasi.com. Bahwa Pipa Paralon yang membentang diatas Proyek Saluran Air dan ditanam di bawah tanah berasal dari RS. Karya Medika II Tambun, dapat kami menduga itu adalah pembuangan limbah B-3 dari Rumah Sakit yang dapat membahayakan lingkungan.
"jelas itu pipa Pembuangan Limbah dari Rumah Sakit Karya Medika II, dan mungkin saja itu limbah Medis yang dapat membahayakan, kalau bukan limbah B3, kenapa tidak dibuang saja ke saluran air yang ada."ujarnya. Rabu (15/11)
Dengan terbongkarnya Saluran diduga Limbah B-3 Rumah Sakit Karya Medika II Tambun Selatan di bawah tanah, maka Kepala Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi sepatutnya segera memanggil pihak Direktur RS. Karya Medika II Tambun, kami menduga 'adanya pelanggaran Undang - Undang No.32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
"Adanya Proyek pembangunan Saluran Air di Jalan Raya Sultan Hasanudin, Tambun Selatan, telah membongkar 'borok Saluran Limbah B-3 Rumah Sakit Karya Medika II di bawah tanah tersebut' bisa jadi ada kerja sama dengan pihak pemborong proyek saluran karena pihak Pemborong telah menggali untuk Pembangunan Saluran Air dan memfasilitasi saluran pipa PVC paralon dari RS mengarah ke Kali sebagai saluran buang,"pungkasnya."(Julham)


