![]() |
| Anggota komisi V DPR-RI berharap Pemerintah tidak memandang LGBT sebagai individu |
Efek dari keberadaan LGBT diantaranya, penyimpangan seks yang bisa berdampak pada kasus pembunuhan karena faktor cemburu terhadap pasangan sejenis, serta penularan penyakit HIV/AIDS.
Hal itu dikatakan Mahfudz Abdurahman Anggota DPR RI dari fraksi PKS yang sedang melaksanakan Masa reses Ke tiga, seusai membuka seminar yang diselenggarakan badan kontak majelis Taklim (BKMT) kota bekasi, di islamic center bekasi, Senin (26/2).
Menurut Mahfudz, jika nantinya penderita HIV/AIDS di Indonesia meningkat akibat LGBT, maka pemerintah harus mengeluarkan dana besar untuk membeli obat yang dibagikan secara gratis kepada penderita tersebut.karena ancaman-ancaman dari keberadaan LGBT, maka sudah seharusnya ada undang-undang khusus yang mengatur mengenai pelarangan keberadaan LGBT di indonesia.
"Tadi juga dipaparkan dalam seminar, bahwa polisi tidak bisa menindak karena Undang-Undang belum mempersoalkan itu.nah, sekarang ini sedang ada perebutan hegemoni, ada perdebatan antara yang pro LGBT dan yang kontra," katanya.
Anggota komisi V DPR RI berharap Pemerintah tidak memandang LGBT sebagai individu, tetapi memandang LGBT sebagai penyakit sosial yang serius.karenanya Mahfudz berpendapat penerbitan undang-undang anti LGBT sudah sangat mendesak, untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa.
Lanjut Mahfudz, LGBT sama berbahayanya dengan kasus korupsi, narkoba dan seks bebas. LGBT merupakan kelainan seks yang bisa saja menularkan faham menyimpannya kepada orang lain, dengan berlindung di balik hak asasi Manusia," pungkasnya.
Sementara itu, pimpinan BKMT bekasi Ustadzah Hj. atifah hasan mengatakan, lebih dari 500 pimpinan majlis taklim berkumpul hari ini di islamic centre bekasi membawa pesan yang sama yaitu menyampaikan rasa ke khawatiran atas maraknya LGBT di indonesia, kami berkumpul bersama mendatangkan ahli mengenai bahayanya LGBT dan kami kemas dalam bentuk seminar agar kita selaku ibu-ibu dapat membentengi anak-anak kami dari bahaya tersebut.
"Bila tidak ada tindakan nyata, kaum LGBT bisa semakin kuat dan bisa merusak generasi muda kita,"tegasnya."(*)
Reporter : red
Editor : Luk


