![]() |
| Hilal Luthfi Ramadan (7) tahun bersama ibunya |
Redaksibekasi.com- Muaragembong: Hilal Luthfi Ramadan (7) tahun membutuhkan biaya untuk memulihkan kondisi kelaminnya yang tidak normal sejak lahir.Bocah laki-laki di Kampung Bungin RT 02/01, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi putra Kusnadi (36), diagnosa dokter menderita penyakit hipospadia. Kondisi ini terjadi, ketika lubang kencing penis berada di bagian bawah, bukan berada di ujung kelamin.
"Saya tidak memiliki biaya untuk menjalani operasi kelamin Hilal," kata Kusnadi seperti dikutip Warta Kota, Senin (27/11/2011).
Sebelumnya, saat berusia 4 tahun, Hilal pernah menjalani operasi yang bertujuan untuk mengembalikan bentuk kelamin seperti laki-laki normal.
Saat itu, operasi dijamin Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Namun untuk operasi kedua, Kusnadi kesulitan dana karena tidak mampu membayar premi bulanan BPJS Kesehatan miliknya.
Akibatnya, proses operasi kedua yang sedianya dijalani Hilal terpaksa ditunda. Padahal berdasarkan rekomendasi dokter, Hilal harus menjalani operasi kedua untuk mengembalikan bentuk kelaminnya.
"Untuk makan saja susah, apalagi untuk bayar angsuran BPJS Kesehatan," kata pekerja serabutan ini.
Sebagai pekerja serabutan, penghasilan Kusnadi tidak menentu. Terkadang membawa pulang uang Rp 100.000 per pekan, bahkan pernah tidak sama sekali. Karena itu, uang yang didapatnya hanya mampu digunakan untuk biaya makan sehari-hari. Bahkan tempat tinggalnya saja milik SDN Pantai Bakti 02 yang kebetulan kosong.
"Saya diperkenankan oleh pihak sekolah untuk mengisi rumah kosong di sini, sekalian menjaga lingkungan sekolah," ujarnya.
Sementara itu, Kartini (30), ibu Hilal, berharap ada uluran tangan para dermawan yang mau membantu biaya operasi sang anak. Sebab berdasarkan rekomendasi dokter, Hilal harus menjalani operasi sebelum berusia sembilan tahun.
"Dokter bilang, bentuk kelamin bisa kembali normal asal Hilal dioperasi lagi sebelum usia sembilan tahun," katanya."(Red)
Sumber: Warta Kota

