![]() |
| Simulasi pelatihan keadaan darurat penyelamatan penumpang |
"kegiatan pelatihan penanggulangan keadaan darurat, sesuai dengan ketentuan di laksanakan 2 tahun sekali, namun di bandara Dabo baru selama kurun waktu 30 tahun, baru tahu 2017 ini baru dapat mengulanginya kembali" terangnya.
"Hal ini di sebabkan kurangnya pembenahan internal," Kata Andi.
Hari ini kata Andi, merupakan puncak pelaksanaan kegiatan pelatihan keadaan darurat yang sebelumnya Kantor UPBU Kelas III Dabo telah melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelatihan ini, saya berharap kepada peserta yang mendapat pelatihan ini, selalu siap mengantisipasi keadaan darurat, dengan demikian dapat meminimalisir segala kemungkinan yang terjadi di Bandara.
"Kepada peserta pelatihan diharapkan kan ada langkah antisipasi dan meminimalisir keadaan darurat yan terjadi di Bandara," harapnya.
Sementara itu, Panitia penyelenggara kegiatan Abd. Ajis mengatakan, sembilan puluh satu (91) peserta yang tergabung di Tim, terdiri dari berbagai instansi diantaranya adalah, Polri 10 orang, TNI-AL 10 orang, Koramil 3 orang Damkar 5 orang, RSUD Dabo 4 orang, puskesmas Dabo lama 4 orang, Air Land 2 orang, PK- PPK 14 orang, serya 40 pull Tim dari Bandara dabo sendiri.
Kegiatan simulasi ini mengusung Tema, "Dengan pelatihan penanggulangan keadaaan darurat kita tingkatkan koordinasi, komunikasi dan komando antar stekholder dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan terhadap pelayanan penerbangan,"pungkasnya."(Suarman)


