PELEBARAN JALAN RAYA BABELAN WILAYAH KEBALEN, PENGAWAS DAN KONSULTAN CUEK - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

PELEBARAN JALAN RAYA BABELAN WILAYAH KEBALEN, PENGAWAS DAN KONSULTAN CUEK

Lokasi kegiatan pelebaran jalan raya Babelan.kebalen
Redaksibekasi.com- Babelan: Pengawas dan konsultan diduga cuek terkait Pekerjaan proyek Pelebaran jalan, sepanjang jalan raya Babelan Di wilayah Kelurahan kebalen. tidak adanya papan nama proyek sebagai acuan nilai Anggaran yang arus di pasang di Lokasih kegiatan kerja.dan Dari kualitas pekerjaan diduga tidak maksimal. Pengecoran benol yang sudah di tetapkan di RAB 5cm diduga tidak ada 5cm.dan dari hamparan biskos diduga tidak maksimal. Seperti yang terlihat di Lokasih kegiatan batu kapur dan batu kadam yang terhampar. terkesan masi berantakan dan diduga langsung dicor. 

Dari pantauan media di lokasi kegiatan kerja. tidak terpasang plang Papan nama proyek sebagai acuan nilai Anggaran APBN tahun 2017. Diduga dari rekanan kontraktor sudah melanggar Undang - undang Keterbukaan Informasi Publik No.14 tahun 2008."

"Konsultan dan Pengawas diduga telah melakukan Pembiaran pada pihak rekanan kontraktor yang tidak memasang papan proyek sebagai acuan nilai Anggaran sebagai keterbukaan informasi publik.Pengawas dan konsultan lapangan diduga telah melakukan Pembiaran tidak ada sikap yang tegas. Atau teguran kepada rekanan kontraktor yang melakukan pekerjaan yang diduga tidak sesuai.(15/11/2017). 

Dari pengawas kabupaten Bekasi Toto saat di tanya melalui telpon Watshap. Mengatakan.Saya lagi di pemda bang. tar saya suruh rapihkan lagi sama Pelaksana lapangan.Kalau soal papan nama kegiatan.lagi di beli bos besok insaalloh di pasang Belum di beli.tar saya suruh beli dulu pemborongnya.
Singkatnya."

Jaynudin, Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Babelan (FMPLB). Mengatakan.sangat kecewa melihat kinerja para pengawas dan konsultan. Yang seharusnya sudah tugas dan pungsinya mereka untuk mengawasi atau menegur apabila ada pekerjaan yang tidak sesuai.(15/11/2017). 

"dengan kinerja para pengawas dan konsultan dinas kabupaten Bekasi. Yang terkesan melakukan pembiaran di dalam pengawasan pekerjaan di lapangan. Seperti tidak adanya papan nama kegiatan dan kualitas pekerjaan. Diduga pengawas dan konsultan mengabaikan Pungsinya sebagai pengawas. Hampir semuah proyek lemah dalam pengawasan terkesan asal jadi.jelasnya."(Tim)