KATA KADES TAMBUN,JAUD: PEKERJAAN SALUARAN AIR AMBURADUL..? - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

KATA KADES TAMBUN,JAUD: PEKERJAAN SALUARAN AIR AMBURADUL..?

Lokasi saluran diduga Amburadul 
Redaksibekasi.com- Dinas Kementrian Pekerjaan Umum Sumber Daya Air telah mengalokasikan dana APBN - TA 2017 untuk perbaikan Saluran Air di Jalan Raya Hasanudin Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Proyek Saluran Air yang berada di Jalan Raya Hasanuddin di Wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi diduga Amburadul dari pemasangan batu maupun kualitas,di lokasi kerja tidak terpasang plang papan proyek sebagai acuan nilai Anggaran APBN tahun 2017,seharusnya di pasang Papan nama kegiatan tersebut agar masyarakat Kabupaten Bekasi dapat mengetahuinya.

Dari pantaun Wartawan redaksibekasi.com, bahwa Perbaikan Saluran Air di Jalan Raya Hasanuddin tersebut Amburadul dan membahayakan pengguna jalan di saat malam hari, karena galian saluran air tidak ada terpasang rambu-rambu."(5/11) 

Saat di komformasi Kepala Desa Tambun Selatan"Jaud mengatakan, Pengawasan dari Dinas Kementrian Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Konsultan tidak pernah ada di lapangan, maka dapat kami menduga pihak Pemborong yang mengerjakan Saluaran Air di Jalan Raya Hasanuddin tersebut terkesan Amburadul dan asal-asalan. Kami hanya ingin kualitas pekerjaan tersebut bagus agar dapat di kerjakan dengan maksimal sesuai aturan yang ada.singkatnya."

Saat di minta tanggapan salah seorang pedagang Rahmad Hidayat yang berada di pinggiran Jalan Raya Hasanuddin mengatakan, memang proyek perbaikan Saluaran Air di Jalan Raya Hasanuddin wilayah Kecamatan Tambun Selatan ini  sangat membahayakan pengguna jalan pak. disaat malam hari apalagi tidak ada penerangan.karena saluaran air yang di kerjakan tidak di pasang rambu-rambu terkesan pekerjaannya Amburadul dan tidak bagus."ujar pedagang.minggu (5/11/2017). 

Ketua LSM VOSY Ferngky Manalu mengatakan, bahwa dengan adanya Proyek Perbaikan Saluran Air di Jalan Raya Hasanuddin wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. bersumber dari Dana APBN Milyaran. dapat kita menduga rekanan kontraktor  yang mengerjakan tidak memasang plang papan proyek,pengawas dan konsultan tutup mata."ungkapnya. 

Lanjut perengky manalu. maka dapat kita menduga suatu peluang besar untuk meraup keuntungan yang besar.pekrjaan proyek tersebut dengan uang rakyat tetapi tidak terpasang nilai anggaran sebagai keterbukaan informasi publik. dan pihak pemborong sengaja mengelapkan nilai Anggaran APBN tersebut, agar masyarakat Kabupaten Bekasi tidak mengetahuinya.bisa dikatakan rekanan kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.sudah melanggar Undang - undang keterbukaan informasi publik No.14 tahun 2008."ungkapnya.(5/11) 

Masih kata Lsm VOSY frengky manalu.  dengan di gelapkanya nilai anggaran Proyek APBN Milyaran untuk perbaikan Saluaran Air di Jalan Raya Hassanuddin wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, ini sudah di indikasikan Persekongkolan Pemborong dengan pihak Dinas Kemeterian Pekerjaan Umum Suber Daya Air agar saling mendapatkan keuntungan besar."tegasnya."(Julham)