Publik Menilai....!!! Kenapa Kejari Cikarang"Tidak Suka Wartawan"??
21 Oktober
Redaksibekasi.com- Menyikapi permasalahan Kajari Cikarang tidak suka Wartawan ini menjadi sorotan publik, karena Wartawan adalah Mitra kerja Pemerintah sebagai fungsi control yang dilindungi Undang - Undang No.40 Tahun 1999.
Dalam Undang - undang Pers No 40 tahun 1999, bawah Tugas dan Fungsi Wartawan jelas dalam Undang - undang tersebut, karena Pers/Wartawan adalah fungsi control Pemerintah sebagai pilar ke empat birokrasi bangsa ini.
Saat awak media melakukan orasi didepan kantor Kajari Cikarang untuk melakukan kelarifikasi terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang "Risman Tarihoran yang di duga arogan terhadap awak media Cikarang Expres Jiovanno.
Saat Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang menemui awak media, beliau mengatakan"Mas..! jangan paksa saya untuk menyukai dengan seseorang dan jangan bawa - bawa Wartawan kesini, karna saya tidak suka denga yang namanya Jio titik.
Kajari Cikarang menjelaskan, kalau anda Wartawan datang secara baik- baik dan jangan bawa-bawa peribadi, kalau anda bawa peribadi itu urusan anda, "anda tanyakan saja sama rumput yang begoyang."ujar Kajari.
Jiovanno menjelaskan, bahwa tujuan teman - teman wartawan datang ke kantor Kajari ingin melakukan konfirmasi atau mengklarifikasi saat dirinya ingin melakukan Wawancara terkait Penegakan Hukum di Kabupaten Bekasi diduga Lemah, namun sikap Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang enggan di Wawancarai dan menujuk - nujuk didepan Umum, seharusnya sebagai Pejabat Publik di depan Umum tidak pantas mengeluarkan kata - kata sambil menujuk - nujuk."ujar Jiovanno.
Jiovanno menambahkan, dengan cara dan sifat Kajari Cikarang "Risman Taihoran selaku Penegak Hukum diduga tidak beretika terhadap Wartawan, Saya dan teman wartawan datang menghadap Kajari Cikarang "Risman Tarihoran selaku Penegak Hukum danTaat Hukum, seharusnya mengerti Tugas dan Fungsi Wartawan, karena tugas Wartawan adalah mencari berita yang berimbang, dalam Undang - Undang Pers No.40 tahun 1999 jelas bahwa Tugas dan Fungsi Watawan di lindungi."tegasnya.
Ketua Paguyupan Polres Metro Bekasi "Rahmad Haikal Majid atau sering disapa (Tubis) mengatakan, Saya sangat menyayangkan atas Perkataan Kepala Kajari Cikarang" Risman Tarihoran selaku Pejabat Penegak Hukum yang seharusnya taat Hukum, kenap Kajari Cikarang tidak perlu Wartawan.
Ketua Paguyupan Polres Merto Bekasi "Rahmad Haikal Majid ( Tubis ) juga menjelaskan, dengan terjadinya konflik dengan Wartawan ini sangat disesalkan atas perkataan Kepala Kajari Cikarang" Risman Tarihoran sebagai Pejabat Publik tidak perlu wartawan."ujarnya.
Rahamd Haikal Majid (Tubis) menegaskan, kalau Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang tidak memerlukan awak Media / Wartawan apa maksudnya ?, apakah Kajari Cikarang benar - benar tidak perlu Wartawan,? kalau memang benar Kajari tidak perlu Wartawan biar kami dapat mengetahui semua ini."tegasnya.
Rahamd menambahkan, Saya selaku Ketua Paguyuban Polers Metro Bekasi akan melakukan pembaikotan pemberitaan terkait acara kegiatan Kejari jangan ada Wartawan yang meliput untuk di publikasikan."tegasnya.
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Bekasi "Septiaji mengatakan, Kejari Cikarang kalau tidak perlu Wartawan,"Saya sangat menyayangkan sikap Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang Kabupaten Bekasi, "Risman Tarihoran berkata seperti itu di hadapan teman - teman wartawan sambil menunjuk - nunjuk dengan sipat arogan kepada Wartawan (19/10)."ujarnya.
Pimpinan Umum Suara Rakyat Bersatu Aritonang menjelaskan, seharusnya sikap arogansi Kajari Cikarang tidak perlu terjadi, hal tersebut tentu mencoreng Lembaga Hukum tersebut.
Aritonang menjelaskan, masa wartawan tidak boleh mempertanyakan terkait kinerja penegakan hukum di Kejari Cikarang,? berarti Kajari Cikarang tidak taat terhadap UU. No. 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, karena penyelenggara Negara harus terbuka asas penyelenggaraan Negara kenapa terbatas, artinya harus tetap tunduk dan patuh terhadap UU. No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi Publik."(Jul)
Tags:


