NAH LUH"DI PANTAU WARTAWAN, PELAKSANA URUNGKAN NIATNYA UNTUK COREDRILL..? - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

NAH LUH"DI PANTAU WARTAWAN, PELAKSANA URUNGKAN NIATNYA UNTUK COREDRILL..?

Mobil Coredrill batal melakukan pengeboran..? 
Redaksibekasi.com- Tarumajaya:Dinas Pekerjaan umum Perumahan Rakyat ( PUPR ) di duga tidak tegas menyikapi persoalan di lapangan terkait maraknya dugaan penyimpangan Proyek jaling di kampung Poncol RT 001/015 wilayah desa Segara Makmur Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi."
Rekan media saat di lokasi 
"Kuat dugaan hasil Cordriil nantinya ketebalan hanya ada - 8 cm sampai 10cm yang seharusnya ketebalan tersebut 15cm,"kata rekan Media lainnya yang melihat langsung pekerjaan jaling di Kampung Poncol Desa Segara Jaya,"

'Perlu di pertanyakan ada apa dan kenapa..?

Tim coredrill tiba di lokasi kerja, agak kaget melihat ada rekanan media sebagai Kontrol sosial sedang melihat pembangunan  proyek jaling yang berada di jalur empang kampung Poncol.

"Lho...itu kenapa mobil putih dengan dua buah Drum dan satu unit mesin coredrill, kabur dari lokasi, enggan melakuka pekerjaan untuk mengecek ketebalan tersebut,".25/10 /2017,

"Proyek pembangunan jalan lingkungan (Jaling), yang berlokasi di kampung poncol rt. 001/015 wilayah Desa Segara Makmur Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi . Sempat menjadi buah bibir warga.

Pasalnya,pembangunan jalan tersebut yang di biayai anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) kabupaten bekasi tahun 2017 belum lama baru selsai di kerjakan.  Hasilnya sangat tipis kaya kripik, dugaan kuat kurang dari 10cm jauh dari panggang api ketebalan 15cm.

"Proyej pembangunan jaling di tengah Empang di kerjaka asal-asalan. Coba saja ini lihat, baru selesai di kerjakan ko'  sudah ada yang retak retak begini." keluh Iyan  warga Tarumajaya.

Sementara itu Nurdin.SP  bidang investigasi Lembaga Garda Tipikor Indonesia GTI DPC kabupaten bekasi menanggapi sinis, dengan batalnya cordriil  oleh Dinas Bina marga.

"Mungkin ini sebuah sandiwara proyek yang nyata di lapangan sering di lakukan oleh rekanan kontraktor bersama para pengawas konsultan dan PPHP serta tim coredrill," terangnya.Rabu (25/10).

Di tambahkan Nurdin SP, seharusnya tugas PPHP bersama tim coredrill. Melakukan tugasnya sesuai SOP kerja dan mengukur ketebalan beton dari mesin coredrill tersebut.

"Hasil cordrill yang sesuai standar akan mempertahankan kwalitas/mutu pekerjaan, hasil dari pembangunan akan di nikmati oleh masyarakat, tim Cordriil bukan hanya sekedarnya asal datang duduk diam, apa mungkin petugas PPHP pada dinas PUPR, sudah lelah bekerja sehingga membatalkan coredrill " tegasnya."(Tim)