![]() |
| Kantor UPTD Pendidikan Babelan |
dunia pendidikan di Kecamatan Babelan selalu di warnai oleh adanya Aroma tak sedap, potongan anggaran dalam berbagai jenis kegiatan,Indikasi Nuansa Aroma KKN, semakin terasa terlebih lagi, adanya potongan untuk belanja pegawai 15 persen pada setiap pencarian,yang di lakukan oleh oknum UPTD Pendidikan Babelan."
Kejadian tersebut menjadi perhatian serius Jainudin,Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Babelan (FMPLB),Senin 16/10 /2017.Jainudin (kerap di sapa Bang Jay-red).dari Berbagai jenis potongan dari anggaran para guru honor hingga yang lain-lain. Selalu terjadi di UPTD Pendidikan Babelan. Seperti adanya Potongan honor para Guru. hanya dapat dari anggaran dana bos Rp 735.000,- pertigabulan, yang seharusnya diterima para guru 1.5 jt/ triwulan.
Terakhir dikatakan bang Jay, harusnya persoalan yang ada di UPTD Pendidikan kecamatan Babelan tidak menjadi konsumsi publik ditambah lagi adanya potongan dan keterlambatan honor Jastek dan Operator selama dua bulan yang belum terbayarkan.
Saya pegang data terkait potongan dan permasalahan Jastek dan honor operator,tentunya hal ini akibat kurangnya kesadaran para pejabat UPTD pendidikan Kecamatan Babelan," pungkasnya."
Salah satu guru berInisial MRF yang
mengajar di wilayah kebalen mengatakan. Sudah dua bulan anggaran Jastek belum di bayar kami menanyakan ke pihak UPTD Pendidikan Babelan. Dengan alasan pimpinan sedang brangkat haji bersama bendaharanya
Sampai saat ini belum di bayar.setiap kami menerima uang Jastek selalu ada potongan saat pembayaran. tidak tau untuk apa uang yang di ambil dari anggaran para guru.tuturnya dengan kesal."
Sementara itu saat media menanyakan terkait Jastek atau kutipan yang di lakukan oleh oknum UPTD Pendidikan jumat.13/10/2017
kepada Bendahara UPTD H.Saman nggan komentar hanya menjawab.tar bang saya laporan dulu sama pimpinan kebetulan hari ini pimpinan sedang kurang sehat jadi belum masuk kantor. Mungkin besok saya sampaikan ke pimpinan.Tuturnya."(Red)

