![]() |
| Gedung TPSS beralih pungsi jadi warung kopi |
Redaksibekasi.com- Babelan:terkait pembangunan gedung Non produktif yang di peruntukan pengolahan Limbah (belakang ruko-red) kebalen kampung kebon bambu RT. 01/04. Kelurahan kebalen kecamatan Babelan kabupaten bekasi.berdiri di lahan milik Pa Liman (54), menjadi tanda tanya besar dan perhatian khususnya Jaynudin aktifis lingkungan kecamatan Babelan.yang saat ini gedung tersebut hanya berfungsi untuk warung kopi. 21/10 /2017.
"Sudah setahun lebih,bangunan/gedung pengolahan limbah tidak dapat dimanfaatkan. pasalnya di dalam bangunan tersebut tidak di lengkapi dengan Mesin Pencacah yang selama ini di janjikan,"kata bang Jaynudin, Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Babelan (FMPLB).
"Saat ini yang saya lihat hanya baru ada bangunan nya saja, sejak setahun lalu, dugaan dengan kisaran untuk anggaran pembangunan gedung tersebut Rp. 25.000.000 (Dua puluh lima juta rupiah)," terangnya.
Dikatakan bang Jay, Dari pengajuan yang saya ketahui Rp 100 juta untuk pembangunan gedung dan pengadaan mesin pencacah/ daur ulang sampah, akan tetapi hingga saat ini yang terlihat hanya bangunan saja.dan kini digunakan untuk warung kopi.sudah setahun lebih tidak ada manfaat untuk pengolahan sampah.hanya menghamburkan uang rakyat.
"Sebagai masyarakat tentunya bertanya-tanya, jika memang anggaran pembangunan untuk Gedung pengolahan limbah sudah terealisasi, anggaran untuk mesin pencacah dan sarana lainnya kemana," tandasnya.
"Masyarakat berharap gedung yang sudah berdiri kokoh,segera di datangkan mesin pengolahan limbah/ pencacah agar dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran warga dengan sebaik-baiknya," pungkasnya."(Red)

