![]() |
| Alat berat / beko yang digunakan terkesan kerjanya asal asalan |
"urusan Kwalitas kerja Jauh dari panggang api,soal tidak adanya papan Proyek mungkin sudah biasa, akan tetapi azas manfaat ga ada, seharusnya adanya Proyek normalisasi karena Sedimentasi/danggkal, yah lumpur yang diangkat sampai kedalaman tertentu, bukan sampah, dengan harapan nantinya bisa manpaat bagi warga, agar meminimalisir dampak banjir, kata Bang Mardi,sambil melihat Proyek acak acakan di kampung penggilingan tengah, Minggu (29/10).
Di katakan bang mardi, dirinya menyayangkan sekali, Minimnya pengawasan dari Dinas terkait,serta menghamburkan Uang Rakyat, Anggaran Proyek yang cukup besar hanya untuk mengangkat sampah, dimana peran Pengawasan.
"Dapat kita menduga,proyek normalisasi pemborong hanya pingin meraup keuntungan besar kuat dugaan ada kerja sama dengan pihak pengawas dan konsultan,"tegasnya
Terakhir kata bang Mardi,Pemda Kabupaten Bekasi seharusnya tidak tutup mata, maraknya kegiatan Pembangunan yang ada di wilayah kecamatan Babelan, hampir kompak tidak pasang Papan proyek, dilokasi kerja tidak ada pengawasan dan konsultan serta pejabat PPHP, akan tetapi saya tetap diam, banyak rekanan Pemda yang Musiman saja.
Tolonglah..adanya perhatian Dinas terkait untuk memberikan sangsi administrasi bagi rekanan Pemda yang kerjaannya tidak sesuai dengan RAB, apa lagi kegiatan Normalisasi adanya di lingkungan saya sendiri, eh... kerjaannya malah acak-acakan,"kesalnya."(Luk/Cep)


