FMPP PERTANYAKAN KINERJA ANGGOTA DEWAN KOMISI IV DPRD KABUPATEN. BEKASI - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

FMPP PERTANYAKAN KINERJA ANGGOTA DEWAN KOMISI IV DPRD KABUPATEN. BEKASI

Babelan. RB. Sejumlah elemen masyarakat  mempertanyakan kinerja anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, terutama yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Bekasi yang meliputi Kecamatan Babelan, Tarumajaya, Tambelang dan Tambun Utara.

SDN Babelan Kota 09, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan
Pasalnya, sudah dua tahun terakhir ini, para murid kelas VI di SDN Babelan Kota 09, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan tidak bisa belajar dengan nyaman, lantaran di kelas itu belum memiliki meja dan kursi untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) mereka.

Hery Fajar salah satu orangtua murid mengatakan, sudah hampir dua tahun anaknya sekolah di SDN itu, tapi belajarnya seperti di tempat lesehan karena sambil ngedeprok di lantai.

Aktivis Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Kecamatan Babelan, Jaenudin mengaku heran, kenapa anggota DPRD yang berasal dari Dapil IV tidak memperhatikan atau tidak tahu apa yang sedang dialami masyarakat di Dapil IV, terutama kurangnya sarana prasarana belajar di sejumlah sekolah negeri.

Dirinya sangat heran, padahal kata dia, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi yang berasal dari Dapil IV jumlahnya ada tiga orang. Akan tetapi dia menilai, anggota dewan itu tidak bisa mengatasi kesenjangan sosial seperti yang terjadi di salah satu kelas SDN Babelan Kota 09 yang tidak memiliki sarana belajar yang memadai.

“Kemana aja kerjanya dewan? Komisi IV kan ada kaitannya dengan bidang pendidikan ?. Apalagi sampai ada murid yang belajarnya ngedeprok lantaran di kelasnya tidak memiliki meja dan bangku. Apa enggak malu selaku anggota dewan dari Dapil IV,” tandasnya, Kamis (20/7) malam.

Jaenudin menambahkan, melihat apa yang terjadi di dunia pendidikan khususnya di wilayah Kecamatan Babelan, pihaknya akan membuat kotak peduli pendidikan di salah satu lokasi di pinggir jalan, di mana para aktivis akan memohon bantuan kepada para pengguna jalan.

“Kami akan memohon kepada para pengguna jalan yang melintas di salah satu jalan nantinya, untuk membantu sekolah-sekolah milik pemerintah yang tidak mempunyai sarana prasarana sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya. (Cecep)