Warga Geger Temukan Ular Piton Bersarang di Tumpukan Sampah, Diduga Sedang Mengerami Telur - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

Warga Geger Temukan Ular Piton Bersarang di Tumpukan Sampah, Diduga Sedang Mengerami Telur

Warga Geger Temukan Ular Piton Bersarang di Tumpukan Sampah, Diduga Sedang Mengerami Telur

BEKASINEWS  || TARUMAJAYA - 
 Warga Kampung Muara Tawar, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan seekor ular piton berukuran besar yang bersarang di tumpukan karung dan sampah plastik, Rabu (7/10/2026).

Dalam video amatir warga, ular dengan motif batik cokelat kehitaman itu terlihat melingkar di bawah tumpukan karung bekas dan serbuk kayu. Posisi ular yang melingkar rapat dan tidak agresif mengindikasikan sedang dalam fase mengerami telur.

Hal tersebut diperkuat dengan percakapan warga di lokasi kejadian.

"Gini, gini, begini. Kepalanya di sini loh. Kepalanya saja... Kalau enggak ada telurnya nih. Telur Guys," ujar perekam dalam video.

Warga lain terlihat memberi jarak aman sambil mengamati dari kejauhan. Beberapa warga menyebut ukuran ular cukup besar, diperkirakan lebih dari 7 meter.

Kronologi:

Penemuan bermula saat warga melintas di area penumpukan karung bekas dan limbah serbuk gergaji. Warga curiga melihat gundukan mencurigakan yang bergerak. Setelah didekati, ternyata seekor ular piton jenis Sanca Kembang (Malayopython reticulatus).

Hingga video ini direkam, ular tersebut belum dievakuasi. Warga masih menunggu pihak yang berani untuk menangkap dan merelokasi ular tersebut agar tidak membahayakan permukiman.

"Yang berani nangkap nih bawa pulang. Gratis berikut ama telornya," celetuk warga di lokasi.

Team Damkar Kabupaten Bekasi ke lokasi 

Mendapati informasi dari warga team Damkar langsung menuju ke lokasi tempat keberadaan ular tersebut, Setelah melakukan penyisiran selama kurang lebih satu jam Ular sanca yang dimaksud tidak diketemukan, Tim hanya menemukan tumpukan telur ular.

Tim Damkar memberikan Imbauan kepada Masyarakat 

Dihimbau kepada warga sekitar untuk tetap waspada, terutama pada tumpukan barang bekas, semak, dan area lembab yang menjadi habitat favorit reptil. Jika menemukan ular serupa, jangan melakukan penanganan sendiri. Segera hubungi aparat desa, BPBD, atau komunitas reptil setempat untuk proses evakuasi yang aman.

(Nas)

Tags: