![]() |
| Add caption |
Kunjungan WIC hari ini yang didalamnya ada tiga Duta Besar seperti Dubes Rusia, Polandia, dan Thailand, merupakan kunjungan kedua setelah kunjungan mereka dua bulan sebelumnya.
Maksud dan tujuannya kunjungan Pengurus WIC ingin memberikan donasi kepada pihak yayasan dalam bentuk fasilitas. Dan hari ini mereka membuktikan setelah melakukan survey kelayakan terhadap yayasan dalam kunjungan sebelumnya.
Untuk Kunjungan kali ini WIC memberikan bantuan, 5 unit Laptop, 1 unit AC, 10 meja kursi Cheetos, dan satu paket meja kursi untuk guru.
Dalam kesempatan itu juga WIC menawarkan untuk memberikan bantuan operasional setiap bulan tetapi pihak Yayasan harus membuat MoU terlebih dahulu selama 5 tahun.
Ditemui dilokasi yang Sama, Muhsinun SH selaku Ketua Yayasan menjelaskan bahwa" kami sangat bangga sekali bisa menjalin satu hubungan baik dengan pihak Womans International Club Jakarta (WIC) ini.
"Alhamdulillah, Sedikit banyaknya yayasan Mutiara Harapan terbantukan dalam segi fasilitas untuk menunjang segala jenis kegiatan ," paparnya.
Dikatakan Muhsinun SH, Yayasan Mutiara Harapan, yang berdiri sejak tahun 2008, Alhamdulillah hingga kini masih terus eksis melakukan berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan sosial. Walaupun eksistensi giat mereka baru terlihat dan terdengar dalam 3 tahun belakangan ini, yang sebelumnya yayasan dikatakan "mati suri" karena vacum akan kegiatan. Rutinitas kegiatan yang diadakan oleh pihak yayasan bersama yatim dan dhuafa antara lain TPA, Bimbel (kelas pagi dan sore), juga santunan setiap hari Jumat yang diawali dengan istighotsah.
"Kegiatan di hari Jumat ini juga ada yang dinamakan JumSih (Jumat berbagi kasih)," dimana kita memberikan 100 sembako dan nasi box kedaerah yang membutuhkan" jelas Muhsinun.
Kegiatan lainnya seperti Gerakan Orangtua Peduli, yang mana yayasan memberikan nama atas program ini "Ayo Berangkat Sekolah".
"Tujuannya untuk memberikan semangat kepada para orang tua dan anak akan kepeduliannya terhadap pendidikan sekolah," pungkasnya."(*)
Reporter : Nha
Editor : Luk


