![]() |
| Miris nasib nenek Narisah (60) janda tua |
Sekedar melawan lupa, Konon katanya Kabupaten bekasi memiliki Kawasan Industri terbesar se Asia serta sumber daya alam yang melimpah (Pertamina-red) , Sungguh miris melihat rumah yang sudah reyot dan hampir ambruk yang kini belum ada perhatian dari pemerintah daerah Kabupaten Bekasi, mungkin melalui tulisan ini ada yang terketuk hatinya untuk membantu, Baik Alokasi CSR, atau Lainnya, Ini harapan ketua RT RT 003 RW 001 Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur.
Dikatakan Ketua RT, Rumah nenek Narisah kini sudah di bongkar warga, karena warga khawatir ambruk dan berdampak buruk bagi Jiwa dan keselamatan nenek Narisah. Narisah janda tua yang memiliki dua anak, kini harus tidur numpang di tetangganya, dan makan pun dari belas kasian tetangganya.
"karena khawatir ambruk maka warga memutuskan untuk membongkar rumah nenek Narisah, dan sekarang rumah nenek Narisah belum bisa dibangun lagi karena faktor biaya tentunya," Ujar Bahrudin Ketua RT 003 Desa Cipayung.
"Dari pada membahayakan akan keselamatan jiwa nenek Narisah, warga sepakat untuk membongkarnya. Kami sudah melaporkan ke pihak Kecamatan Cikarang Timur agar dapat bantuan dari BAZNAS Kab. Bekasi, tapi katanya terbentur setatus tanah, karena nenek Narisah memang tinggal di tanah negara. Saya berharap pihak Baznas tetap harus bisa membantu, untuk membangun rumah janda tua yang sudah dibongkar," harapnya Jumat 01/03.
Sementara itu Zuli Zulkipli Ketua Forum BPD Kab. Bekasi menegaskan, sejatinya Baznas itu bisa membantu ketika ada rumah warga yang ambruk dan tidak melihat setatus tanah.
"Kami merasa aneh kalau Baznas dalam memberikan bantuan masih memilah-milah, seharusnya warga yang tidak mampu diam di tanah negara rumahnya ambruk tetap harus ada perhatian dari Baznas, kalau memang gak bisa bantu tolong dong tunjukan aturannya biar masyarakat mengerti, apakah Baznas Kabupaten Bekasi programnya sama dengan Rutilahu ?," tandas Zuli Zulkipli."(*)
Reporter : Red
Editor : Luk

