Plt Bupati Bekasi Bakal Kunjungi Dd Zahra Penderita Hemangioma Di Kampung Pintu Babelan - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

Plt Bupati Bekasi Bakal Kunjungi Dd Zahra Penderita Hemangioma Di Kampung Pintu Babelan

Plt Bupati Bekasi akan mengunjungi kediaman Bayi Nafeeza Zahra Arifin
Redaksibekasi.com- Bekasi: Viral pemberitaan di media sosial dan media Online, Seorang Ibu di Babelan Bekasi, Meratap sedih menangis pilu yang butuh bantuan penanganan medis berkelanjutan untu penyakit yang diderita anaknya (Dd Zahra 9 tahun) yang di diagnosa terkena kanker pembuluh darah ( Hemangioma).

Sementara itu, Saat ditemui awak media, Plt Bupati Bekasi di tempat kediaman pribadinya, Sabtu, (16/2/19), di konfirmasi dalam hal bayi Dd Zahra yang baru usia sembilan bulan di Babelan terkena kanker pembuluh darah, Plt Bupati merespon langsung  dan akan segera mendatangi tempat tinggal Bayi tersebut, di wilayah  Babelan.

"Yah, kita akan segera mengunjungi kediaman Bayi Nafeeza Zahra Arifin yang berusia sembilan bulan terkena Kanker Pembuluh Darah di Babelan," ungkap Eka Supria Atmaja. (Sabtu 16/2).

"Yah, Secepatnya  akan kita agendakan jadwal kunjungan ke Dd Zahra," tutupnya.

Berita sebelumnya:
Tangis Pilu Ibu Melissa Warga Babelan, Dokter Bilang Anakku Menderita Hemangioma http://www.redaksibekasi.com/2019/02/tangis-pilu-ibu-melissa-warga-babelan.html

Bayi yang sering di sapa Dd Zahra, di Kampung Pintu, Rt 003/04 No 146, Dusun II, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Harapan dari keluarga sederhana, Orang tua Bayi yang bekerja sebagai Buruh pabrik Roti dan Melissa seorang Ibu Rumah tangga, mengharapkan adanya kepedulian baik pemerintah dan dari siapapun yang mau membantu kesembuhan anaknya

Ibu Melissa berharap,” Kesembuhan dan kepedulian dari pemerintah, si buah hatinya, terkena 'kanker pembuluh darah', agar ada upaya tindakan medis dan jaminan lainnha ketika di rawat dirumah sakit.” Tuturnya.

Melihat sibuah hati tak lagi senyum dan canda, diusia sembilan bulan, karena penyakit yang dideritanya, ibu Melisa terus bersabar dan berdoa, sedih, tetapi semua itu dihadapi dengan tabah.

Ia mengatakan, Bayi lahir dalam keadaan sehat walafiat di RS THB atas rujukan dari puskesmas babelan dengan berat badan 4500 gram,

“Hanya ada tulang yang menonjol dibagian dada, Akan tetapi tidak ada diagnosa apapun dari pihak rumah sakit,” kata Melissa."(*) 

Reporter : Ayu m
Editor : Luk