![]() |
| pengendara sepeda motor nyungsep |
Hal ini terjadi Diduga adanya Proyek Peningkatan Jalan Utama yang dikerjakan oleh Kontraktor rekanan Pemda Kabupaten Bekasi penyebab Insiden kecelakaan jalan raya, Lantaran Proyek peningkatan jalan di kampung Bojong di kerjakan pada malam hari tanpa menggunakan rambu-rambu lalulintas dan lampu penerangan yang memadai. Bisa dikatakan telah mengabaikan norma-norma K3, Sehingga mengancam keselamatan jiwa pengguna Jalan.
Menurut keterangan warga yang berada dilokasi kejadian menuturkan bahwa kejadian tersebut, (korban) Seorang pria Adi- warga perumahan Duta melaju dari arah kampung bali dan mengendarai kendaraannya menuju kearah utara pertigaan bojong tidak terlalu kencang Namun, diduga karena tidak ada rambu atau papan peringatan pekerjaan (rambu-rambu) dan lampu penerangan pekerjaan menyebabkan korban menabrak badan jalan yang sedang dikerjakan.
“Korban langsung nabrak dan pingsan. Hidungnya juga keluar darah, tapi gak ada seorang pun dari pihak kontraktor yang mendekati korban,” ungkap Saiful Anwar
Selang beberapa menit kejadian, Petugas Polsek Tarumajaya yang sedang patroli melintas dan langsung membawa korban ke rumah sakit hospital Tarumajaya.
Tiba-tiba sehabis kejadian selang satu jam terjadi kembali Kecelakaan di lokasi yang sama, Kini korbannya pengendara sepeda motor bebek supra X, Masih beruntung korban selamat, namun sayangnya velg roda depannya pecah.
Dari pantauan Redaksibekasi.com di lokasi kegiatan seakan tak peduli, seolah tak ada perhatian dari para pekerja maupun pelaksana yang telah mengabaikan Norma-norma keselamatan kerja, sehingga mengakibatkan mengancam keselamatan jiwa.
Dari penelusuran awak media siapa yang bertanggung jawab soal insiden kecelakaan jalan raya di proyek peningkatan jalan yang menggunakan Dana APBD, Diketahui dialokasi kegiatan, Tanpa papan proyek, Tak nampak pengawas dan konsultan, mungkinkah ini proyek Siluman.??."(*)
Reporter : Marudin
Editor : Luk


