Camat Bersama Kapolsek Muaragembong, Sambangi Posko Jatuhnya Pesawat Lion Air - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

Camat Bersama Kapolsek Muaragembong, Sambangi Posko Jatuhnya Pesawat Lion Air

Add caption
Redaksibekasi.com- Muaragembong: Sejak terjatuh nya pesawat Jt 610 Milik perusahaan Lion Air yang diduga jatuhnya dilokasi perairan laut lepas wilayah perbatasan ujung karawang pakis jaya dan wilayah perairan muara Bungin Sadewa Bekasi, 
Camat yang didampingi Kapolsek Muargembong selalu memantau perkembangan setiap harinya disepanjang pesisir pantai Muarabungin Desa pantai Bakti dan sepanjang pesisir pantai Muara beting dan muara gobah Desa pantai Bahagia dengan menggunakan speek Boot milik BPBD Kabupaten Bekasi,

Penyisiran yang dilakukan untuk mengantisipasi apabila menemukan sesuatu yang berkaitan dengan milik perusahaan pesawat lion air apabila menemukan akan di bawa ke posko yang terletak di bibir pantai Muara Bungin baik itu nelayan yang menemukan apapun jenisnya akan diserahkan keposko dan akan diserahkan ke Basarnas untuk dibawa keposko jakarta, dikatakan camat ada beberapa barang yang ditemukan nelayan kampung bungin serpihan Pesawat serta pakaian diduga milik penumpang pesawat akan secepatnya diserahkan ke basarnas untuk ditindak lanjuti disana  tegas camat.

"Salah seorang nelayan Niman sewaktu dikonfirmasi para awak media mengaku mengetahui jatuhnya pesawat lion air diperairan laut lepas diwilayah kampung Bungin Sadewa Bekasi," kebetulan saya waktu itu sedang mencari ikan didekat perairan sadewa tiba tiba saya dan rekan saya dikejutkan dengan suara ledakan yang sangat keras ternyata ledakan itu dari salah satu pesawat lion air yang terjatuh, maka dengan kejadian itu saya dan teman saya mengurugkan untuk meneruskan mencari ikan dan memutuskan untuk balik takut takut ada ledakan sesulan Ucapnya.

"Manan Kepala Desa pantai Bakti tidak banyak yang disampaikan dikatakan dengan kejadian ini yang memang masih masuk wilayah desa nya mengatakan demi kewajiban dan manusiawi walau memang menyita waktu tapi harus membantu untuk kepentingan orang banyak maka dengan kejadian ini kita ambil hokmanya ujar kepala Desa."(*) 

Reporter : Yoma
Editor : Luk