![]() |
| Jaling diduga hasilnya 4 Centimeter |
Redaksibekasi.com- Tambelang: Lagi-lagi Fungsi dan peran Pengawas serta konsultan di lapangan dalam hal Proyek Pembangunan Jalan lingkungan (Jaling) (diduga hasilnya 4 Centimeter) di kampung wates RT 01/01 desa sukabakti kecamatan Tambelang jadi sorotan sejumlah elemen masyarakat dan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan lainnya,
Akan tetapi maraknya pemberitaan dan keluhan masyarakat hingga saat ini belum nampak keberanian dan kepedulian para pejabat Teknis dari Dinas Tarkim (DPRKPP).
"Seolah-olah para pejabat Dinas Tarkim masih enggan action turun langsung kelapangan, Seakan diam dan bungkam tak ada keberanian dan dinilai masa bodo, dimana tanggung jawabmu," kata Syahban Siregar ketua GRPPH-RI, Rabu 31/10.
Berita terkait.
Hasil Coran 4 Cm, Dimana Peran Pengawas Dan Konsultan, Lembaga Aliansi Indonesia Minta Bila Perlu Bongkar http://www.redaksibekasi.com/ 2018/10/hasil-coran-4-cm- dimana-peran-pengawas.html
Di katakan Syahban, Bahwa hasil pekerjaan proyek jaling di Kampung Wates RT 01/01 Desa Sukabakti Tambelang, ketebalan diduga 4 Centimeter, padahal sesuai aturan baku 15 Centimeter, Hal ini menjadikan suatu bukti temuan di lapangan bahwa di lokasi kegiatan proyek banyak keganjilan lainnya seperti tanpa papan proyek/bestek dan Tak nampak muka para Petugas, pengawas serta Konsultan.
"Diduga pemborong punya maksud tertentu agar mengeruk ke 'untung berlipat (dengan hasil ketebalan Cuma 4 Centimeter-red) dengan mengurangi volume dan beskos yang ada, serta tidak terpasangnya papan proyek," Ujarnya.
"Tidak terpasangnya Papan proyek dapat di katakan ada pembodohan terhadap masyarakat (Transparansi publik- red), Dapat diduga pihak dari rekanan kontraktor telah melanggar Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik No.14 tahun 2008," jelas Syahban Siregar.SH,
Terakhir kata Syahban Siregar. SH ketua GRPPH-RI, Kamipun sebagai lembaga tentunya berharap ada tindakan nyata dari para pemangku kebijakan di Pemda Kabupaten Bekasi.
"Kami akan terus memantau kinerja pengawas dan para konsultan serta para rekanan Pemda (kontraktor) baik Pemain proyek dengan gaya kampungan lagu lama bungkus baru' tetap akan kami pantau sebagai pungsi sosial kontrol, bila perlu dari Dinas turun langsung sidak lapangan dikampung wates RT 01/01 desa sukabakti kecamatan Tambelang," pungkasnya.
Sebelumnya, Awak media sengaja konfirmasi ke pihak Konsultan di temui di kantornya. Anehnya pihak konsultan seakan menutupi kesalahan kinerja rekanan kontraktor. Dan yang sangat miris konsultan marah-marah saat di beritakan terkait pekerjaan pengecoran ketebalan diduga hanya 4 centimeter.
"Abang jangan beritakan saya, seharusnya pemborongnya yang di beritakan bukannya saya," kilah konsultan dengan nada kesal."(*)
Reporter : Abidin
Editor : Luk

