![]() |
| proyek Tanggul Penahan Tanah (TPT) di kampung bulak Daham |
Dari hasil kunjungan awak media di lokasi pekerjaan TPT dengan panjang lebih kurang 250 meter, banyak fakta integritas yang ditemukan di lapangan, Tidak ada papan nama/spek, Pekerjaan yang lama di tumpang tindih dan tidak di gali, pemasangan batu di letakkan lalu di timpah dengan adukan.
"Lebih parahnya lagi di lokasi kegiatan tidak ada batang indung nya pengawasan dari pihak Dinas ataupun dari konsultan,"
Sementara itu, Asun selaku LSM DCW (DUTA COORPRIEST WHACT), saat sidak ke lokasi" mengatakan, bahwa pekerjaan tersebut yang di kerjakan oleh pihak rekanan sudah sangat melanggar aturan dan diduga tidak sesuai RAB, padahal sebelum pekerjaan di laksanakan, antara dua belah pihak sudah menyepakati dengan acuan SPK (surat perintah kerja) dan RAB, Ada Pengawas dan Konsultan.
"Pihak dinas atau konsultan pun harus memberikan surat teguran kepada pihak rekanan pemborong sebagai efek jera, bukan malah kongkalikong, Pada hilang", tutur Jumat (26/10).
Masih kata Asun, pihak dinas maupun konsultan saat pekerjaan yang akan di kerjakan oleh pihak rekanan pemborong harus ada di lokasi pekerjaan, agar tidak di kerjakan oleh pemborong, Tak asal kerja, kebanyakan pekerjaan sudah di laksanakan dari pihak dinas dan konsultan tidak tau, saat sudah ramai di publik baru muncul.
"Buat apa ada pengawasan dari dinas ataupun konsultan setiap pekerjaan selalu sembrono asal jadi," Tukas Asin.
Miris memang di Kabupaten Bekasi, Kata Asun tak pernah ada kapok dan Jera padahal di Kabupaten Bekasi sedang ramai terjadi Kasus *Baju Orange* di Dinas PUPR walaupun beda Judul, Yang menjadi persoalan bagaimana pembangunan di kabupaten Bekasi akan bagus saat rekanan pemborong mengerjakannya seperti asal jadi, asal kerja, Ngarep untung banyak, bila perlu testimoni *Eka Supria Atmaja* Bupati Bekasi sidak Lokasi,
"Saya ada data, akan di bawa ke dinas, buat bukti- bukti, bahwa pekerjaan tersebut tidak bagus dan tidak sesuai spek yang ada.
"Hal itupun kalau pihak dinas ada respon atau menanggapi data-data yang saya bawa, kalau tidak/slow respon, Data yang ada akan saya bawa ke BPK Bandung Jawa barat," pungkas Asun, LSM DCW,"(*)
Reporter : Rendy Enan
Editor : Luk


