Hasil Coran 4 Cm, Dimana Peran Pengawas Dan Konsultan, Lembaga Aliansi Indonesia Minta Bila Perlu Bongkar - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

Hasil Coran 4 Cm, Dimana Peran Pengawas Dan Konsultan, Lembaga Aliansi Indonesia Minta Bila Perlu Bongkar

kegiatan cor jaling 4 Cm di kampung wates RT 01/01 Desa sukabakti kecamatan Tambelang 
Redaksibekasi.com- Tambelang: Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten bekasi khusus nya dinas perumahan rakyat kawasan permukiman dan pertanahan (DPRKPP), kabupaten bekasi sedang giat membangun infrastruktur dalam segala bidang termasuk proyek pembangunan Jalan lingkungan (Jaling) di kampung wates RT 01/01 desa sukabakti kecamatan Tambelang.

Dari hasil pantauan awak media di lokasi kegiatan yang menjadi sorotan ketebalan cor-coran cuma 4 (empat) Centimeter. Hal ini membuat miris diduga Peran pengawas dan konsultan Kurang maksimal, seolah ada pembiaran yang  terstruktur dan masif.

Temuan lainnya di lokasi kegiatan, Tidak terpasang papan proyek/bestek, Tidak terpasang Plastik sebagai alas Cor-coran, Tidak adanya peran pengawas dan konsultan, di kerjakan pada Malam hari tanpa penerangan, dimungkinkan kuat dugaan pihak pemborong melakukan pencurian Volume.

Dari hasil temuan awak media di lapangan menjadi dasar untuk klarifikasi terhadap pihak konsultan dan pengawas atau siapapun yang bertanggung jawab  kegiatan cor jaling 4 Cm di kampung wates RT 01/01 Desa sukabakti kecamatan Tambelang baru di kerjakan sudah hancur.

"Abang temuin aja Pelaksananya," Jawab konsultan ke rekan media dengan singkatnya seolah tanpa dosa. Sabtu (27/10).

Sementara itu Nurdin.SE dari Lembaga Aliansi Indonesia, menanggapi hasil temuan awak media, Terkait temuan awak media, bahwa hasil pekerjaan proyek jaling di Kampung Wates RT 01/01 Desa Sukabakti Tambelangan, Cuma 4 Centimeter, padahal ketebalan proyek jaling sesuai aturan baku 15 Centimeter.

"Ini miris sekali, seharusnya peran Konsultan dan pengawas pada saat pengerjaan proyek berperan aktif untuk menegur pelaksana proyek siluman yang dikerjakan tanpa papan proyek," tegas Nurdin.SE, Aliansi Indonesia, Minggu (28/10).

Dikatakan Nurdin, Hal ini tentunya tidak bisa dibiarkan, harus ada penindakan  tegas dari instansi terkait, proyek Jaling di anggarkan dari Dana APBD, dari uang rakyat, seharusnya pertanggungjawabannya harus jelas, bila perlu dibongkar dan Cor ulang.

"Sebagai Lembaga Aliansi Indonesia akan menindaklanjuti temuan di lapangan terkait hasil cor-coran proyek Jaling 4 Centimeter, bila perlu langsung di Audit oleh PPTK ataupun PLT kepala Dinas yang baru (Iman Nugraha-red), saya yakin beliau mampu mengatasi gejolak di lapangan ulah para Pemborong Nakal yang kerja sama dengan Konsultan dan Pengawas," tegas Nurdin.SE. Lembaga Aliansi Indonesia,"(*) 

Reporter : Abidin
Editor : Luk