![]() |
| Batu yg lama masi digunakan |
Dari hasil pantauan Lembaga Aliansi Indonesia di lokasi kegiatan terdapat banyak keganjilan, Diduga pengerjaannya tidak maksimal, asal-asalan, kucing-kucingan, hal ini nampak terlihat dari Pasangan batu turap yang mencampur batu kali lama dengan pasangan yang baru serta Lagu lama sebagai bentuk pembodohan masyarakat,Tidak terpasangnya'Papan Proyek, Kata Maruloh Ketua Aliansi Indonesia, Sabtu (4/8).
"Dengan adanya temuan Tim Investigasi Aliansi Indonesia di lokasi proyek khusunya di kelurahan Kebalen, diduga kontraktor /
pemborong punya maksud tertentu agar mengeruk keuntungan berlipat, dengan mencampur Batu kali lama/bekas serta tidak terpasangnya Papan proyek," tegas Maruloh.
Dikatakan Maruloh maraknya para rekanan Pemda dalam pengerjaan proyek di kabupaten bekasi kadang mengabaikan aturan yang jelas dimungkinkan menyimpang dari RAB.
"yah setidaknya dalam pengerjaan turap seharus nya terlebih dahulu menggunakan cerucuk bambu, sementara dilokasi tak nampak, Dugaan kuat adanya pengurangan bahan material dari oknum kontraktor tersebut," Jelasnya."(*)
Reporter : Angga/Iwan
Editor : Luk


