![]() |
| Menggelar acara' Nusantara Mengaji |
Redaksibekasi.com- Tambun: Sejumlah Majelis Taklim dan para santri Se-Kabupaten Bekasi begitu Antusias mengikuti gelar acara' Nusantara Mengaji' Kordinator Daerah (Korda) Bekasi' yang diadakan oleh Yayasan Hubbul Qur'an Lil Alamin di Perumahan Vila Bekasi Indah 1 (VBI 1) Blok B, Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.
Hadir pada acara Nusantara Mengaji , Prof. Dr.Haryono Suyono, Prof Wisnu Garjito dan Staf ahli Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, KH. Bani Adam serta sejumlah tokoh masyarakat VBI 1.
Dalam acara yang penuh makna tersebut Prof Wisnu Garjito pemilik The Green Coco Island turut hadir dalam acara, memberikan motivasi kepada jamaah yang hadir dan para santri untuk menjadi bagian wira usahawan muslim yang sukses.
"Saya siap memberikan pelatihan secara gratis membuat produk-produk olahan dari kelapa. Saya sudah memiliki olahan kelapa sebayak 1.600 jenis” kata Prof Wisnu Garjito Ahli pangan jadi mualaf setelah usia 22 tahun. Minggu (29/4)
Dijelaskan Prof Wisnu Garjito dari sejumlah Produk hasil olahan kelapa diantaranya. Ada yang diolah menjadi minuman isotonik drink, kecap, sabun, sirup, air kelapa untuk bahan bakar, ada berbagai jenis obat, diantaranya obat untuk diabetes, kosmetik untuk lulur, minuman sirup, minyak goreng putih, obat flu burung, dan masih banyak lagi," pungkasnya.
Seiring berjalannya waktu, acara Nusantara mengaji, dengan semangat yang menggebu, Prof. Dr Haryono Suyono dalam sambutan singkatnya, Dirinya mengamini apa yang di sampaikan oleh Prof Wisnu Garjito, serta memberikan arahan kepada Jamaah yang hadir dan Para santri untuk terjun ke desa turut ambil bagian membangun Desa
"Dulu desa tidak ada duit sekarang di desa itu sudah ada duit tiap- tiap desa itu sudah ada duit Rp 1,4 milyard. Kalau hanya diurus oleh Kepala Desa, tentunya tidak bisa apa-apa hanya sebatas itu-itu saja, tapi kalau rakyat desa itu punya potensi dan pemberdayaan dalam hal produksi, Seperti Pembuatan minyak kelapa, membuat sabun yang Natural dan higienis serta kegiatan lainnya yang nantinya bernaung di bawah organisasi Pedesaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)," Ujar Haryono Suyono dengan penuh semangat.
Di penghujung acara Nusantara mengaji diisi tausiah oleh KH Muhsis (KH.Bani Adam-red) dari Semarang. Kita harus membenahi diri sendiri dan taat kepada Allah dan RosulNya,Taat kepada Rosul harus taat kepada pemerintahan yang ada," ungkapnya.
Terpisah di sela-sela acara, KH Suryahadi Ahmad, selaku Ketua panitia kegiatan Menjelaskan, tujuan diadakan Acara Nusantara Mengaji, memupuk solidaritas dan kreatifitas mulai dari anak-anak remaja, pemuda pemudi sampai orang tua untuk saling tolong menolong dan Menciptakan sesuatu kegiatan yang bisa memberi manfaat pada dirinya sendiri dan orang lain.
"Mendorong kesadaran masyarakat khususnya umat Islam untuk bergotong royong dan saling membantu satu sama lain dan terjalinnya tali silaturahmi tanpa membedakan status sosial ekonomi," pungkas KH. Suryahadi.
Semarak acara Nusantara mengaji turut di meriahkan oleh Tim Marawis dari para santriwan/ti Pondok Pesantren Yapink Tambun Selatan."(*)
Reporter : Luk
Editor : Cep



