![]() |
| Panen raya |
Kepala Dinas Pertanian Kab.Bekasi , Abdul Karim menjelaskan pada tahun 2017 target realisasi penanaman padi seluas 92.900, tetapi karena terserang hama yang terealisasi kurang lebih hanya 91.900 hektar diantaranya yang terealisasi panen, sedangkan untuk realisasi produksinya hanya 573.949 ton.
Dan pada tahun ini target luas penanaman padi mencapai 98.324 hektar dengan realisasi panen sampai april 2018 kurang lebih sebanyak 5.345 ton. Dengan kisaran harga dari Rp.4600 - Rp.5800 hingga bulan Maret 2018.
"Kalau hasil panen dijual ke tengkulak harganya memang bisa naik, tetapi itu mempengaruhi harga nilai jual dipasaran. Sebab dari itu kita menghimbau agar hasil panen dijual ke bulog".kata Kepala Dinas Pertanian Kab.Bekasi Abdul Karim saat dijumpai di acara Panen Raya dikampung tenjo laut, Desa Sukamantri, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi (Selasa, 10/04).
Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, mengatakan kalau panen padi di Desa Sukamantri tahun ini hasilnya memuaskan, padi yang dipanen Sehat dan tidak terserang hama seperti tahun lalu dan panen tahun ini hasilnya mencapai sekitar 8 ton per hektar.
Dan ia juga mengungkapkan bahwa masalah yang saat ini dihadapi petani adalah banyaknya Kali yang dangkal sehingga membuat saluran air tidak berjalan dengan baik, ia juga telah memerintahkan kepala dinas terkait untuk Normalisasi saluran air yg dangkal, dan untuk normalisasinya rencananya akan dilakukan tahun 2019 mendatang, serta juga upaya dalam menekan angka turun panen karena pertanian adalah prioritas kami". Ungkapnya.
Ketua HKTI (Himpunan kerukunan Tani Indonesia) Marico juga menghimbau supaya pendistribusian pupuk juga harus lancar sampai ke petani supaya hasil panen di tahun mendatang bisa mencapai target yang ditentukan, tutupnya."(*)
Reporter : Rosyid
Editor : Luk


