![]() |
| Warga cabangbungin belum dapat bantuan rutilahu |
Seperti keberadaan nenek namah yang tinggal seorang diri di RT 001/01 yang lahir di bekasi sebelum jaman nipon atau jaman belanda, menurutnya keadaan rumahnya sangat tidak layak ditempati, setiap hari was-was dengan keadaan rumahnya, ia kuwatir rumahnya roboh.
"yah pak boro-boro untuk perbaikan rumah, buat makan sehari-hari aja ga ada, hanya makan sekali kalo ada." kata nenek namah.
Tambah ia, kalo hujan nenek namah sangat khawatir ambruk dengan adanya kebocoran rumahnya dan yang berlantai tanah, katanya juga bila ada hujan sering kali kebanjiran. kemudian sampai saat ini belum ada bantuan rutilahu, kalo difoto sudah tiga kali kata nenek namah dan tamah.
Senada juga yang di katakan nenek tamah yang berusia lanjut yang sehari-harinya jualan makanan anak-anak disekolah, ia seorang diri dikampung terusan pasar sama juga kondisi rumanya tidak layak untuk di tempati padahal identitas sudah lengkap.
Sangat disayangkan tidak adanya kepedulian kepala desa terhadap kurang-lebih puluhan rumah warga yang tidak layak huni di kampung terusan pasar Rt 001/01 dusun satu desa lenggah sari kecamatan cabang bungin daerah kabupaten bekasi."(*)
Reporter : Rosyid
Editor : Luk


