![]() |
| Sosialisasi pengawasan 2018 |
Redaksibekasi.com - Muaragembong: Pada sosialisasi pengawasan Partisipatif dengan masyarakat dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang berlokasi di ruang rapat kecamatan muaragembong pada kamis. (01/03/2018).
"Sosilisasi yang dihadiri dari permerintahan kecamatan dan desa sewilayah kecamatan Muaragembong Kapoksek muaragembong yang diwakili wakapokseknya, danramil yang diwakili bakoramil, ketua Mui muaragembong,
Tokoh Masyarakat,tokoh agama, ketua karang taruna kecamatan,serta para pemilih pemula yang diwakili dari Sekolah SMAN 1 muaragembong dan SMK yayasan yapinuh muaragembong.
"Ketua panwaslu kecamatan Muaragembong ahyar firmansah.sh dalam sambutannya mengatakan,ia menghibau serta mengajak agar para masyarakat yang belum terdaptar sebagai pemilih agar secepatnya mendaftarkan kewilayah masing masing serta menerangkan dalam hal pemilihan Gubernur/wakil gubernur untuk saat ini dikatakannya ada lima asfek yang menjadi rawan politik diantaranya. 1.intregitas dan proposionalitas 2.netralitas ASN 3. money politik 4.partisipasi 5.kontestasi .
"Masih dikatakan ketua panwaslu Kecamatan muaragembong ahyar Firmansah.SH menurutnya, ada beberapa indikator penyebab partisipasi politik masyarakat dalam menghadapi pilkada Gubernur/wakil gubernur jawa barat ini, dimana warga yang terdaftar namun tidak datang ke tempat pemungutan Suara (TPS).apakah tidak datang menyuarakan haknya karena tekanan atau warga ingin datang karena iming-iming,” katanya
Namun demikian, pihaknya tetap terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam partisipasi politik, terutama ditingkat pengawasan. partisipasi masyarakat jelang pilgub jabar terlihat masih rendah, dibandingkan dengan pilkada bekasi yang pemilihnya dibilang masih tinggi ujar ketua panwaslu.
"Camat JUNAEFI .S.STP.M.Si dalam sambutannya berharap pada semua pihak dimulai dari panwas kecamatan, para pk kecamatan, ppl dan para pengurus tingkat desa yang berada di wilayah muaragembong dalam menjalankan tugasnya agar netral dan tidak mementingkan pribadi serta golongan camat berharap pilgub di tahun 2018 ini berjalan lancar dan aman serta Camat mengajak untuk menyukseskan Pilgub tersebut tegasnya.
"Nada yang sama dikatakan Kapolsek Muaragembong yang dalam hal itu diwakilkan waka polseknya, Iptu Rusbrata EP selain mengajak agar dalam pelaksanaan pemilihan gubernur/wakil gubernur di tahun 2018 ini menjadi aman dan kondusip serta menghimbau agar dihindari many politik dan hal yang lainnya yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain serta pada diri sendiri ujarnya.
"Kepala sekertariat panwaslu kabupaten bekasi RAMA pada kesempatan itu menyampaikan tentang keronologis serta ada beberapa indikator tata cara pemilihan pilgub dan serta takluput disampaikan tentang larangan yang sipat nya menjadi suatu pelangaran dan semua itu dikatakan ketua sekrtariat panwaslu dan harus diketahui oleh seluruh elemen yang ada di wilayah kabupaten Bekasi Umumnya dan muaragembong khususnya tegas ketua skretariat panwaslu kabupaten.
"Salah seorang siswi SMAN.1 Muaragembong selaku pemilih pemula Irma yang duduk di kelas 11 kepada awak media selagi belum mendapat kan penjelasan dari ketua panwas ia merasa masih bingung dan memang belum tauh tatacara pemilihannya akan tetapi setelah selesai mengikuti sosialisasi irma_red baru lah memahami tatacara pemilihannya dan dikatakan Irma ia siap untuk mengikuti pilgub yang akan dilaksanakan pada 27 juni mendatang ujarnya."(*)
Reporter : Yoma
Editor : Luk


