
Yudi (24) hampir menjadi korban begal di jalan Balong Gubug Desa Sukabakti Kec. Tambelang Kabupaten Bekasi pada Senin 19 Februari dini hari. Korban yang sendirian menuju ke rumahnya di Desa Sukabakti Kec. Tambelang terjatuh dari motornya akibat ditendang oleh orang tidak dikenal.
"Saat itu saya baru pulang dari acara Anniversary 5 tahun OI MSD dan silahturahim di Kp. Pangkalan Sukamekar, sekitar pukul 00.00 di jalan Balong Gubug Desa Sukabakti ada yang memepet dan menendang saya hingga terjatuh. Saat mereka mau mengambil motor saya, saya berteriak minta tolong sekuatnya" ungkap Yudi.
"Mendengar teriakan saya seorang tukang ngobor (pencari ikan) datang dan membantu saya, melihat itu begal melarikan diri meninggalkan saya" ungkap anggota Komunitas AB berputra 1 ini kepada media.
Menurut penjelasan korban, saat melewati jalan yang minim penerangan dan sepi tersebut korban dengan sengaja mematikan lampu motornya agar tidak menarik perhatian, karena ia tahu jalan tersebut rawan kejahatan.
"Jalan di sana gelap dan jarang rumah warga, seharusnya pemerintah memberikan lampu penerangan karena wilayah tersebut rawan kecelakaan dan kejahatan" ungkap seorang warga yang menjenguk Yudi di rumahnya.
Atas kejadian itu korban mengalami geser tulang lutut, luka Sobek akibat jatuh di tangan serta kakinya sehingga untuk sementara tidak dapat beraktivitas.

Sebagai bentuk solidaritas kepada anggotanya, keluarga besar Komunitas Anak Betawi Bujug Buneng dan pengurus Perguruan Silat Cinong Bekasi melakukan silaturahim dan aksi donasi kepada Yudi.
Selain Solidaritas, apa yang ditunjukan oleh anggota Komunitas AB Bujug Buneng dan PS Cinong Bekasi ini adalah sebuah dukungan moril terhadap anggotanya yang perlu diapresiasi agar keharmonisan dan suasana kekeluargaan dalam sebuah komunitas terjaga dan bisa menjadi semangat kebersamaan yang selalu menghasilkan manfaat positif. Bukan hanya di lingkungan komunitas tapi juga bagi masyarakat umumnya. (SZ)
Reporter : S. Zuhri. Editor : Bisot
