SDIT Nurul Qolbi Kembangkan Pencak Silat, Dalam Jiwa Yang Sehat, Terdapat Raga Yang Kuat - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

SDIT Nurul Qolbi Kembangkan Pencak Silat, Dalam Jiwa Yang Sehat, Terdapat Raga Yang Kuat

Sekolah Islam Terpadu SDIT NURUL QOLBI Kembangkan prestasi Pencak Silat 
Redaksibekasi.com- Tarumajaya: Sekolah Dasar Islam Terpadu SDIT NURUL QOLBI selain mengembangkan prestasi dalam bidang akademik. dan juga membuat ektrakulikuler pengembangan diri, seperti Pencak Silat Maempo Cikalong

Pelatih Pencak Silat Maempo Cikalong SDIT Nurul Qolbi Desa pusaka rakyat, kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Abah Imam, menyebutkan ekstrakulikuler dibuat untuk memperkenalkan olahraga bela diri kepada siswa sejak dini."Kalau bukan sekarang, kapan lagi olahraga ini di ajarkan".Ujarnya.

Selain sebagai olahraga dan pegangan diri, ketika mendapat kesulitan diharapkan siswa juga dipersiapkan dalam mengikuti perlombaan."Sehingga kita tidak kesulitan lagi mencari bibit ketika ada perlombaan silat".jelasnya. 

Abah Imam menyebutkan, untuk latihan dilakukan di sekolah seminggu sekali. Yakni setiap hari Sabtu. Namun, jika menghadapi momen atau perlombaan, dirinya akan menambah jam latihan pada siswa."Bisa seminggu 3 kali, bahkan sehari 2 kali latihannya". Tuturnya. 

Ia berharap, prestasi di SDIT Nurul Qolbi terus ditorehkan, terutama pencak silat. Karena ia meyakini, dalam jiwa yang sehat, terdapat raga yang kuat."Alhamdullilah Tahun Dua ribu Tuju belas lalu murid kita dapat kejuaraan Nasional dari Jakarta Pencak Silat Championship (JKTC) 2017, dan dari dua Putra putri murid Nurul Qolbi Dua-Duanya mendapat kan juara II, harapanya ditahun tahun mendatang Murid-Murid Nurul Qolbi dapat meningkatkan prestasinya ketingkat internasional".Harapanya

Imam juga berpesan kepada anak didiknya untuk menggunakan ilmu bela diri sebaik mungkin.Sebab, bela diri bukan untuk kesombongan, namun hanya digunakan ketika terdesak.Menurutnya, dengan mempelajari ilmu bela diri, bukan akan menjadikan anak-anak menjadi seorang jagoan. Tetapi justru menjadikan anak-anak sehat jasmani dan rohani.

Terlebih lagi, lanjutnya,"masih kerap terjadi tawuran antar pelajar atau warga. Peristiwa ini diakibatkan banyak pelajar dan warga yang tidak bisa mengendalikan emosinya. Karena itu, dengan belajar ilmu bela diri sejak Dini, mereka diajarkan bagaimana bersikap rendah hati dan mengendalikan emosi".Pungkasnya."(Red)