| Mujiono (48) warga Kp.Buwek Rt.03/02 Desa Tridayasakti |
Redaksibekasi.com- Tambun: Puluhan warga Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. mengadu ke kantor DPRD Kabupaten Bekasi, Senin. (22/1/2018) siang.
Pengaduan yang dilakukan puluhan warga terkait pemotongan dana Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) yang diduga dilakukan oknum Pelaksana Kegiatan (PK) di Desa Tridayasakti hingga Rp 1,5 juta dari yang seharusnya diterima sebesar Rp.15 juta.
Mujiono (48) warga Kp. Buwek Rt. 03/02 Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan yang datang bersama puluhan warga membenarkan adanya pemotongan tersebut. Meski demikian, ia tidak mengetahui alasan adanya pemotongan itu.
Masi kata Mujiono. Saya nggak tau kenapa dipotong Rp.1,5 juta.Yang jelas duit sisanya langsung saya bawa ke toko material, untuk dibelanjakan keperluan pembangunan rumah,” kata Mujiono kepada awak media di kantor DPRD Kabupaten Bekasi.senin (22/1/2018).
Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Soleman usai menerima aduan warga menyayangkan adanya dugaan penyelewengan anggaran rutilahu tersebut.Ada 25 orang warga yang menjadi korban dengan pemotongan masing-masing sebesar Rp 1,5 juta,”singkatnya.
"Selain adanya pemotongan dana Rutilahu, kata dia, warga pun diminta secara paksa untuk membelanjakan dana tersebut dengan bahan material ke salah satu Toko bangunan yang berada di simpang lima desa tridayaksakti.Sehingga ada dugaan oknum tersebut bersekongkol’ dengan pemilik toko bangunan tersebut,” jelasnya Soleman.
Atas adanya laporan tersebut, Fraksi PDI Perjuangan akan meminta Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi menindak lanjuti dengan memanggil stakeholder terkait.Jelasnya.(Rosyid)


