![]() |
| Sudah dua hari Warga pantai bahagia terendam air rob |
"Akibat air rob mengakibatkan lumpuhnya aktivitas warga dan kesulitan bagi anak anak yang hendak berangkat hari pertama kesekolah akibat jalan sepanjang 500 m terendam," tambahnya.
Dikatakan Pa Andi, Kehadiran Air rob (air laut pasang- red) datang nya tiba tiba ini selalu mengintai bagi warga yang bertempat tinggal di pesisir pantai khususnya .
"Yah sebagai masyarakat hanya usul saja kepada Pemerintah,Untuk mengantisipasinya agar dapat di buatkan bantaran atau Tanggul penahan tanah (TPT),"ujarnya.
Terakhir kata Pa Andi, kami sebagai warga hanya bisa pasrah dengan kenyataan dan kondisi alam yang ada di wilayah muara gembong.
"Wilayah tambak semuanya terendam banjir 'Rob', habis sudah Modal dan harapan Nelayan, di tambah akses jalan terendam, semua aktivitas terganggu," tukas, pa Andi sambil memandang Tambaknya yang Rata dengan air rob.
Sementara itu Kepala Desa Pantai Bakti, Maman Suryaman, Soal Air rob yang meluap kelokasi pemukiman dan ratusan hektar empang yang cukup prihatin, akan tetapi inilah kenyataan hidup yang ada di Pesisir pantai.
"ini belum seberapa bang masih ada lagi air rob susulan yang lebih besar lagi dari yang sekarang ini mencapai 30 cm, kalau susulan bisa bisa mencapai 50 cm bahkan lebih.
"Keinginan warga dan pemerintahan Desa mempunyai kesamaan, buat meminimalisir dan penanggulangan musibah Air rob, harus ada normalisasi kali kali kecil dan pembuatan tanggul penahan sepanjang bibir pantai dan yang lebih terpenting pembuatan TPT," jelasnya.
Terpisah, Junaefi Camat Muara Gembong sewaktu di hubungi via selulernya, Sebagai New comer jadi orang nomor satu se kecamatan Muara Gembong dirinya merasa terpanggil dan terenyuh buat melihat langsung, mengenai musibah musiman yang menimpa warga Desa pantai Bahagia.
"Saya akan turun langsung ke lokasi untuk memantau dan mapai jalan satapak medan yang penuh banjir, setelah itu tentunya akan menindak lanjuti ke pemkab Bekasi dibawah kepemimpinan dr.Hj.Neneng Hasanah Yasin," Terangnya."(Yoma)


