Soal Anggota Dewan Provinsi, Masyarakat Lingga Tidak Percaya Lagi Dengan Enam Orang Wakil Mereka - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

Soal Anggota Dewan Provinsi, Masyarakat Lingga Tidak Percaya Lagi Dengan Enam Orang Wakil Mereka

Foto Kiri. Ardiansyah ketua LSM Peduli
Redaksibekasi.com- Lingga: Kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi kepulauan Riau (DPRD Kepri) dapil 2,daerah pemilihan Bintan-Lingga saat ini menuai berbagai kritikan pedas dikalangan masyarakat Lingga 'Kacang lupa kulitnya'.

Aspirasi suara masyarakat di kabupaten lingga tak pernah terdengar oleh Anggota Dewan 'bagai Pungguk merindukan bulan', untuk usulan pembangunan yang selama ini menjadi keluh kesah masyarakat di Dapil 2 termasuk Wilayah kabupaten lingga.

"Secara umum masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan 6 orang perwakilan rakyat setelah duduk dapat kursi empuk di gedung Dewan yang terhormat sudah tidak lagi memperhatikan aspirasi masyarakat nya," kata AM (40) staf Desa di wilayah Kecamatan Singkep barat, (27/11).

Lanjut AM Sebagai staf Desa, pada setiap acara pertemuan warga, selalu ada saja warga yang bertanya tentang wakil rakyat propinsi itu, apa kerja anggota dewan yang kita pilih dulu pak.? dulu bapak bilang bagus, anggota Dewan akan berjuang untuk daerah kita! mana mereka? bukti nya setahun sekali pun tidak menampakan mukanya, tidak seperti saat sosialisasi !!! inilah yang selalu saya dengar dari warga saya pak," kata AM mengadukan keluhannya ke LSM Peduli.

Kondisi minimnya perhatian Anggota Dewan Seperti ini mendapat perhatian serius dari Tim investigasi Lembaga swadaya masyarakat(LSM) PEDULI kabupaten Lingga.

Dari hasil keluh kesah warga yang selama ini semakin ramai menjadi perbincangan dengan masyarakat di Dapil 2 kabupaten Lingga yang terdiri dari 5 kecamatan, Secara umum masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan enam orang wakil mereka di provinsi yang ada saat ini.

Untuk kedepannya"kami tidak akan pilih lagi mereka yang sekarang, mereka tidak amanah, kami akan pilih putra dan putri daerah Lingga. yang betul betul mengerti kondisi daerah ini" masih kata AM tegasnya.

Ketika ditanya siapa anak daerah yang pantas untuk di percaya kan maju ke DPRD tingkat I pada pileg 2019 yang akan datang?

"Ada beberapa yang layak dan patut kita dukung untuk jadi perwakilan, salah satunya H.Kamaruddin Ali. beliau punya dedikasi, karena sudah beberapa periode menjadi wakil rakyat daerah, saya yakin beliau sangat paham dengan apa yang semestinya di perjuangkan di level provinsi. untuk itu masyarakat berharap H.Kamaruddin Ali bersedia maju berjuang ke DPRD Propinsi nanti nya, Insyaallah kami masyarakat singkep akan membantu," imbuhnya.

Hal senada juga di ungkapkan beberapa Ketua RT dan RW di beberapa kecamatan yang ada di Dapil 2 Lingga, memang tidak bisa di pungkiri​, dari enam orang dewan perwakilan rakyat daerah propinsi kepulauan riau, hanya satu yang betul betul putra daerah kabupaten lingga dan lima orang berasal dari luar daerah lingga. apa mungkin atas dasar ini mereka merasa tidak perlu susah payah membuang energi untuk berbuat lebih memikirkan lingga, karena mereka cuma numpang saja jika ini dasar pemikiran nya, maka memang sudah sepantasnya masyarakat lingga menentukan sikap dan pilihan pada pileg 2019 yang akan datang.

"Juga dari hasil jaringan aspirasi yang ada sosok pigur H.Kamaruddin Ali sangat menonjol dimata masyarakat saat ini,respon nya cukup baik. Ada pigur lain yang juga tak kalah menarik perhatian yaitu,H.Saptono mustaqim. dua tokoh ini masih sangat di harapkan masyarakat Lingga untuk membawa missi rakyat Lingga di tingkat propinsi".

Sehubungan pakta tersebut, Ardiansyah ketua LSM Peduli, mendorong segenap elemen untuk merespon positif aspirasi yang muncul guna menuju arah perbaikan Lembaga perwakilan Rakyat khusus nya wakil rakyat utusan dari daerah lingga di tingkat propinsi.

"Bagi wakil rakyat yang masih bertugas saat ini, semoga menjadi acuan untuk memperbaiki sikap dan kinerja yang lebih baik," Kata ketua tim investigasi LSM Peduli Lingga. Ardiansyah."(Suarman)