Belum Lama Di Kerjakan Sudah Retak, WASDAL Dan PPTK Diduga Terima Upeti - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

Belum Lama Di Kerjakan Sudah Retak, WASDAL Dan PPTK Diduga Terima Upeti


Redaksibekasi.com- Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi telah mengalokasikan dana APBD - TA 2017, untuk perbaikan Peningkatan Jalan Utama Selang Nangka di Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung.

Dalam kegiatan Peningkatan Jalan tersebut ada dua paket kegiatan, pada paket Satu ( I ) di kerjakan oleh CV. ARTITE MANDIRI dengan nilai anggaran APBD tahun 2017 sebesar Rp.204.409.475, dan di paket Dua ( II ) di kerjakan oleh CV.LANIKA PUTRI MANDIRI dengan nilai anggaran APBD tahun 2017sebesar Rp 203.249.01;.

Namun saat peroses Jalan tersebut selesai di kerjakan,  belum lama sudah banyak yang retak - retak, hal ini dapat kita menduga CV yang mengerjakan Peningkatan Jalan Utama di Wilayah Kecamatan Cibitung tidak sesuai Spek.

Dengan terjadinya Jalan Utama tersebut banyak yang retak, karna tidak ada Pengawasan di lapangan, hal ini dapat kita menduga semua ini adalah Pembiaran Pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan serta Wasdal maupun PPHP untuk mengharapakan Upeti dari pihak Pemborong, bukan melihat Kualitas Mutu Jalan tersebut.

Ketua LSM VOSY "Ferngky Manalu mengatakan. (17/10/2017 ) dengan terjadinya Jalan Utama Wanasari tersebut retak, karena belum lama di kerjakan oleh pihak Pemborong maka dapat kita menduga pihak Pemborong yang mengerjakan Jalan Peningkatan tersebut telah bersekongkol dengan Pengawas dan Konsultan agar PPTK dan Wasdal serta PPHP mendapatkan keuntungan dari pihak pemborong yang mengerjakan Jalan Utama Selang Nangka Wanasari, Kecamatan Cibitung tersebut.

Ferngky juga menjelaskan, bahwa Peningkatan Jalan Utama Selang Nangka di Wilyah Wanasari, Kecamatan Cibitung banyak yang retak ini semua adalah Pembiaran Kasi Wasdal "Lulu Rosidah,ST.MSi dan PPHP Sudrajat dan PPTK maupun Pengawas serta Konsultan agar mendapatkan Upeti dari Pemborong."ujarnya.

Ferngky Manalu juga menegaskan, bahwa peran pungsi PPK , PPPK serta Wasdal maupun PPHP harus dapat melihat Kualitas Mutu, bukan hanya mengharapakan Upeti dari pihak Pemborong.

Di tegaskan Ferngky Manalu, bahwa dengan keretakan Jalan Utama Selang Nangka Wanasari tersebut, seharusnya Pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan serta Wasdal harus dapat bertanggung Jawab dengan Kuawlitas Mutu Jalan tersebut.

Dengan terjadinya Peningkatan  Jalan Utama Selang Nangka Wanasari banyak yang Retak, pungsi  Pengawas Dinas dan Konsultan diduga hanya makan Gaji Buta."(jul/Rendy)