Penertiban Bangli Dan Pasar Tradisional Setia Asih Berjalan Aman Dan Kondusif
08 September
Tarumajaya.RB
Ratusan petugas gabungan dari Satpol PP, Polisi dan TNI dikerahkan untuk membantu proses penertiban, pembongkaran 110 bangunan rumah tinggal warga di bantaran kali/tanggul, lahan milik Perum Jasa Tirta II, secara bersamaan di lakukan juga penertiban bangunan liar pasar tradisional yang berdiri di lahan aset Desa Setia asih, Kecamatan Tarumajaya, Kamis (7/9).
Sebagian besar bangunan liar, sudah di tinggal penghuninya sehingga menjadi mudah proses pembongkaran bangunan liar di lahan PJT II dan penertiban Pasar kaget setia asih berjalan dengan aman dan kondusif."
Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Sahat MBJ Nahor, yang memimpin langsung aksi pembongkaran tersebut menuturkan bahwa pihaknya sudah memberikan peringatan terlebih dahulu kepada pemilik bangunan dan para pedagang serta pemilik lapak sebelum penertiban hari ini dilakukan. Bahkan pihaknya meminta para pemilik bangunan di bantaran kali (lahan PJT II) dan pemilik lapak di pasar kaget Setia asih untuk mengosongkan bangunan dan lapak serta dapat membongkarnya sendiri.
" Sebelumnya sudah diberikan peringatan ke 1, 2 dan 3 tentunya hal ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, untuk menciptakan kondisi wilayah tertib, bersih dan indah sesuai program menjaga K3, tentunya hal itu pun senada dengan perda no 4 tahun 2012 yang menyangkut ketentraman dan ketertiban umum," terangnya dilokasi penertiban.
Di katakan Nahor, Pemerintah Daerah kabupaten Bekasi, dibawah kepemimpinan dr.Hj. Neneng Hasanah Yasin, dalam hal ini konsisten untuk melaksanakan penertiban bangunan bangunan liar, yang berada di sepanjang saluran sekunder yang mengganggu arus air, serta penertiban Pasar kaget Desa Setia Asih, yang sejak lam lama di manfaatkan warga akan tetapi menggunakan lahan aset Desa.
"Banyak bangunan liar dipinggir kali yang menggangu arus air. Lahan PJT II tentunyadiperuntukkan normalisasi saluran, agar saluran sekunder menjadi lancar," terangnya.
Oleh karena itu lanjut Sahat, kegiatan ini diperlukan, selain untuk memperbaiki saluran air, serta mengembalikan aset Desa setia asih yang selama ini telah di manfaatkan warga untuk pasar kaget. Untuk itu secara bertahap kita akan terus akan melakukan penertiban.
"Bangunan yang sudah kita tertibkan, pada lahan kosong tersebut nantinya segera ditindak lanjuti dari Pemerintah Desa Setia Asih, untuk dilakukan penanaman pohon dan penghijauan lainnya sehingga terlihat lebih indah, menjadikan Setia asih semakin Bersinar, serta mengembalikan fungsi tanggul agar dapat bermanfaat dengan baik. Sehingga pada saat musim penghujan tidak terjadi banjir," harapnya.
Pantauan Media di lapangan penertiban bangli dan Pasar kaget Setia asih, menggunakan dua unit kuda besi/ excavator dilaksanakan dengan mengerahkan Satpol PP, Polri-TNI, unsur Muspika serta aparatur pemerintahan Desa Setia asih."(Luk/Cep)
Tags:



