Mengaku Teman Bupati, PT. Depa Dabo Dan PT. Dabo Sukses, Remehkan Camat Selayar Kab.Lingga.?
13 Agustus
Lingga.RB
Sehubungan dengan rencana penambangan pasir darat oleh PT. Depa Dabo dan PT. Dabo Sukses di Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga, menimbulkan ketersinggungan banyak pihak Aparatur Negara yang bertugas di Kecamatan tersebut saat ini".
"Ketersinggungan tersebut diawali oleh Pihak perusahaan yang masuk kewilayah Kecamatan tersebut, tanpa pemberitahuan atau koordinasi sama sekali,baik dengan Camat maupun instansi keamanan yang ada di Kecamatan Selayar,dengan tiba-tiba pada hari Jum'at (04/08-2017), pihak perusahaan mengumpulkan warga Desa Pantai harapan tanpa pemberitahuan kepada pihak unsur keamanan di Wilayah Kecamatan dimaksud".
Salah seorang tokoh pemuda Kecamatan Selayar yang enggan ditulis jatidirnya, pada hari Sabtu (05/08-2017), kepada media ini mengkomentari dengan mengatakan ; ;" mengumpulkan orang-orang untuk tujuan demontrasi menuntut hak, harus ada izin tertulis dari pihak kepolisian, kok perusahaan tersebut mengumpulkan seluruh kepala keluarga warga desa, tidak minta izin kepada pihak penegak hukum dan atau kepada unsur keamanan yang ada disini (Kec.Selayar-red)".
"Dengan kondisi seperti itu, banyak warga masyarakat Kecamatan Selayar membuat lelucon, bahwa sikap perusahaan tersebut sepertinya tidak mengakui struktur wilayah Kecamatan Selayar, untuk hal itu, warga meminta pemerintah yang berkompeten agar segera mencabut status Kecamatan Selayar dan segera dijadikan Desa saja seperti semula".
Dikonfirmasi kepada beberapa apatur pihak keamanan di wilayah Kecamatan Selayar pada hari Sabtu (05/08-2017), pihak-pihak tersebut menjelaskan; ;"sampai pewarta datang berkonfirmasi saat ini, pihak perusahaan dimaksud tidak ada pemberitahuan sama sekali".
Ketika dikonfirmasi, Ahad seorang lelaki setengah baya selaku koordinator lapangan pihak PT. Depa Dabo dan PT. Dabo Sukses pada hari Sabtu (12/08-2017) melalui telphone selulernya menjelaskan ;"pihak pemilik perusahaan yakni berinisial AF, kan sudah ketemu pak bupati beberapa waktu yang lalu, jadi rasanya tak perlulah untuk menjumpai pak camat, karena pak camat kan dibawah bupati. Terangnya."
"Sebelum persoalan perusahaan PT. Depa Dabo dan PT. Dabo Sukses yang membuat geram banyak komponen masyarakat serta berpotensi menimbulkan konflik dikehidupan masyarakat bawah sehingga terjadi gangguan kamtibmas diKabupaten Lingga secara umum, karena ulah dua perusahaan tersebut yang dinilai tidak beretika dengan tidak menghargai baik unsur pemerintahan serta komponen ormas yang ada di Kecamatan Selayar,
sebaiknya, pihak terkait Bupati dan kecamatan kususnya segera memanggil pihak manajemen perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap sikap yang telah melukai banyak pihak di Kecamatan Selayar dan Kabupaten Lingga pada umumnya. Bila pihak penegak hukum mendiamkan saja persoalan ini, dikhawatirkan hal yang serupa akan terjadi dimasa-masa mendatang, yang akhirnya kewibawaan aparatur negara anjlok dimata masyarakat". (suarman)
Tags:

