MASYARAKAT KABUPATEN LINGGA,TENTANG PENOLAKAN KEBIJAKAN GUBERNUR KEPRI - BEKASI NEWS ONLINE MEDIA

>> Advetorial

Merdeka

MASYARAKAT KABUPATEN LINGGA,TENTANG PENOLAKAN KEBIJAKAN GUBERNUR KEPRI

KEPRI.RB. Senin 17/7/ 17di halaman Kantor Bupati Lingga telah dilaksanakan Kordinasi penyampaian aspirasi masyrakat Kabupaten Lingga

MASYARAKAT KABUPATEN LINGGA,TENTANG PENOLAKAN KEBIJAKAN GUBERNUR KEPRI

Adapun jumlah perwakilan  masyarakat Kabupaten Lingga sebanyak 6 (enam) orang yang menyampaikan penolakan tentang kebijakan Gubernur Kepri terhadap pembangunan Jembatan Layang FLY OVER dan jembatan INTERKONEKSI antar pulau yang di ketuai oleh mantan aktivis mahasiswa pejuang Prov. Kepri yang disambut oleh Wakil Bupati lingga Bpk. M. NIZAR S. SOS.

Sdr. AZIS MARTINDAZ S,PD (Mantan Aktivis Mahasiswa Pejuang Prov. Kepri)* Menolak rencana pembangunan jembatan fly over ditanjung pinang dan jembatan interkoneksi antar pulau diKab. Karimun yang menghabiskan anggaran 370 M.

Mendesak pemerintah Prov. Kepri untuk membatalkan proyek, dikarnakan masih banyak daerah tertinggal yang pembangunan infrastrukturnya belum tersentuh secara merata khususnya di Kab. Lingga.

Mendesak Pemprov Kepri untuk lebih memperioritaskan dan menyelesaikan pembangunan pada daerah khususnya Kab. Lingga yang merupakan tanggung jawab Prov. Kepri yang sampai saat ini dinilai masih tertinggal agar kesenjangan pemerataan pembangunan infrastruktur dan ekonomi tidak terjadi.
Mendesak DPRD Prov. Kepri untuk menolak pembangunan proyek prestisius yang direncanakan oleh gunernur pada pembahasan APBD Prov. Kepri.

Sdr. FAHRUL ANSHORI (Perwakilan Mahasiswa Kab Lingga)*

Mendesak bupati lingga dan DPRD Kab. Lingga untuk menolak dan mengirimkan nota keberatan terhadap rencana gubernur Prov. Kepri dalam membangun proyek prestisius.
- Mendesak Pemprov Kepri untuk menyelesaikan secara cepat persoalan hutang pemerintah Prov. Kepri kepada masyarakat,terkhusus kepada masyarakat Kab. Lingga menyangkut pelaksanaan RTLH paling lambat akhir tahun 2017;

Sdr. ZUHARDI (Ketua gema lingga Kab. Lingga)*
Jika pernyataan sikap kami ini tidak diindahkan oleh Pemprov Kepri, maka masyarakat Kab. Lingga mengutuk sikap ketidak pedulian,kezaliman bapak gubernur Kepri dan menyatakan siap melawan dan diminta agar jangan lagi berkunjung kewilayah Kab. Lingga.

Tanggapan oleh Wakil Bupati Lingga Bpk M. NIZAR S. SOS*
Menjelaskan tentang permasalahan ini akan kami sampaikan pada bupati lingga dan untuk permasalahan dana RTLH itu sendiri sudah dianggarkan oleh Prov. Kepri melalui dinas sosial, namun sampai saat ini  belum dapat dihubungi dinas sosial Prov. Kepri, tetapi mudah-mudah akan terselesaikan pada tahun 2017 ini.

Orasi juga dilanjutkan ke kantor DPRD Kab. Lingga untuk berkordinasi dengan DPRD Kab. Lingga untuk penolakan pembangunan fly over yang mengabiskan anggaran sampai 370 M. Hal ini disambut oleh Kabag umum DPRD Kab. Lingga Ibu. NURDINAR, dan mempersilakan masuk kedalam ruagan DPRD.

AZIZ MARTINDAS dalam penyampaian aspirasi nya masyarakat Kab. Lingga ini agar DPRD ikut andil dalam penolakan pembatalan pembangunan (fly over) yang menghabiskan anggaran sampai 370 M. Dan sekaligus penyerahan pernyataan sikap masyarakat Kab. Lingga  kepada DPRD Kab. Lingga.
Di tanggapan Ibu. NURDINAR selaku Kabag umum DPRD Kab. Lingga akan menyampaikan hal ini kepada pimpinan DPRD Kab. Lingga secepatnya.

AZIZ MARTINDAZ S. PD menyampaikan kami akan menunggu jawaban dan sikap dari DPRD Kab. Lingga menyangkut penolakan kebijakan gubernur kepri dalam pembangunan fly over dan jembatan interkoneksi antar pulau diKab. Karimun dalam waktu 3 hari ini, dan kami akan berangkat menuju kekantor gubernur Kepri untuk menyampaikan penolakan masyarakat Kab. Lingga tentang kebijakan gubernur Kepri."( Suarman )