Laporan Pengawasan Impor Garam di Belawan
Oleh Mukhtar, A.Pi    Senin, 05 September 2011 22:01    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

Menindak lanjuti perintah lisan Direktur Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan pada tanggal 11 Agustus 2011 serta menindaklanjuti peninjauan langsung Dirjen PSDKP dan Dirjen KP3K untuk melihat penyegelan gudang-gudang garam impor di Belawan Sumatera Utara pada tanggal 25 Agustus 2011 dilaporkan hal-hal sebagai berikut :
Satu : Tanggal 15 Juli 2011 kapal MV. Shining Pescadores membawa garam sebanyak 8.000 ton dari India yang diimpor oleh PT. Budiono Madura Bangun Persada beralamat di Jalan Raya Tlanakan KM. 8 Ds Tlanakan, Kab Pamekasan, Jenis Garam untuk industri. Bidang Usaha Garam Beryodium, dan Garam Cucian dengan Nomor Pengakuan sebagai Importir Produsen ( IP ) Garam Iodisasi Nomor : 04.IP-09.11.0015 tanggal 8 Juni 2011 dan berakhir tanggal 15 Juli 2011 dan diperpanjang dengan surat Nomor : 270/DAGLU/SD/7/2011 tanggal 21 Juli 2011 dan berakhir tanggal 15 Agustus 2011, Garam-garam tersebut disimpan di dua gudang yaitu Gudang Mabar 88 dan gudang Kota Bangun KM. 11 dan keseluruhan garam yang diimpor telah selesai dibongkar.
Dua : Tanggal 27 Juli 2011 Kapal MV Good Princess membawa garam sebanyak 29.050 ton dari India yang diimpor oleh PT. Garindo Sejahtera Abadi beralamat Jl. Kertopaten 44, Surabaya, Gresik, Pamekasan. Jenis Garam untuk industri. Bidang Usaha Garam Cucian Bahan Baku, Garam Industri, Garam Konsumsi dengan Nomor Pengakuan sebagai Importir Produsen (IP) Garam Iodisasi Nomor : 04.IP-09.11.0016 tanggal 16 Juni 2011 dan berakhir tanggal 15 Juli 2011 dan diperpanjang dengan surat Nomor : 261/DAGLU/SD/7/2011 tanggal 8 Juli 2011 dan berakhir tanggal 31 Juli 2011. perpanjangan ini dikarenakan Kapal MV Good Princess yang memuat sebanyak 29.050 ton baru masuk tanggal 27 Juli 2011. Garam impor tersebut mulai dibongkar tanggal 4 Agustus 2011 sampai tanggal 22 Agustus 2011 dan didistribusikan ke 5 (lima) gudang penampungan yaitu :

 

No.
Gudang
Jumlah (bag)
Jumlah (kg)
1.
Gudang Mabar 88
50.545
2.555.270
2.
Gudang Kota Bangun
119.235
5.968.710
3.
Gudang KIM III
60.055
3.004.460
4.
Gudang KIM I
172.650
8.632.500
5.
Gudang Bahari
174.268
8.714.300
Jumlah
576.771
28.875.240

 Dari jumlah impor garam sebanyak 29.050 ton sesuai manifes yang masuk hanya 28.875.240 kg (28.875,24 Ton), dengan kemasan berat 50 kg maka garam tersebut dikategorikan sebagai garam untuk kepentingan industri jenis HS. 2501.00.49.00 sesuai Peraturan Menteri Perdagangan No. 44/M-DAG/PER/10/2007 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan nomor : 20/M-DAG/PER/9/2005 Tentang Ketentuan Impor Garam, khususnya Pasal 3 ayat 2 menyebutkan bahwa garam jenis tersebut dilarang diimpor pada masa satu bulan sebelum panen raya dan dua bulan setelah panen raya, sehingga impor garam jenis tersebut seharusnya tidak dapat dilaksanakan mulai bulan Juli s/d akhir Desember 2011.
Tiga : Sejak tanggal 11 Agustus 2011 telah dilaksanakan pengawasan oleh Pengawas Perikanan dari Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Belawan berkoordinasi dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Belawan terhadap proses pembongkaran garam impor sampai akhirnya disegel kelima gudang pada tanggal 23 Agustus 2011 oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Belawan hingga ada kejelasan tentang status garam-garam tersebut dari Pusat (Jakarta) dikarenakan terkait masalah dengan batas waktu impor garam yang telah ditentukan pemerintah sesuai Peraturan Menteri Perdagangan No. 14/M-DAG/PER/10/2007 tentang perubahan atas peraturan Menteri Perdagangan No. 20/M-DAG/PER/9/2005 tentang Ketentuan Impor Garam dan Surat Menteri Kelautan dan Perikanan No. B.480/MEN-KP/VIII/2011 tanggal 4 Agustus 2011 perihal Usulan Pengaturan Importasi Garam.
Empat : Tanggal 27 Agustus 2011 Kapal MV. Banglar Umri membawa garam sebanyak 14.000 ton dari India yang diimpor oleh PT. Pagarin untuk garam Industri sampai saat sekarang kapal masih berlabuh rencanannya merapat kedermaga tanggal 5 September 2011. Dokumen impor garam PT. Pagarin belum diserahkan ke Pengawas Perikanan karena hari libur.
Lima : Total garam impor yang masuk di Pelabuhan Belawan sejak bulan Juli sampai bulan Agustus 2011 sebanyak 50.875.240 kg (50.875,24 Ton) yang dimuat oleh tiga kapal yaitu MV. Shining Pescadores (8.000 ton), MV Good Princess(28.875,24 ton) dan MV. Banglar Umri (14.000 ton).

sumber : Mukhtar, A.Pi Berdasarkan Surat Kepala Stasion PSDKP Belawan Nomor: 09.03.01/Sta.1/SP.110/IX/2011 Tanggal 3 September 2011 Perihal Laporan Pengawasan Garam Impor Di Pelabuhan Belawan Sumatra Utara   
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
 

Blog Bekasinews

Biker's

Berita Unik

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.