| 7 QS Firman SEIMBANG dan OBAMA | ||||
|
|
Indonesia yang berprofil populasi Muslimin Muslimat terbesar di dunia perlu bersyukur atas pernyataan Barack Husein Obama saat inaugurasi 20 Januari 2009 di Washington DC, a.l. Menghadapi sejumlah tantangan di negara-negara dunia Muslim, seperti Palestina, Iran, Irak, Afghanistan dan Pakistan, Obama menyuarakan “nada baru” sekaligus menjanjikan keseimbangan di dalam penggunaan kekuatan diplomatik, militer, dan berbagai bentuk kekuatan yang lain [Suara Pembaruan, 21 Januari 2009]. Makna Keseimbangan itu dapat disimak dari 7 (tujuh) ayat QS tentang Firman SEIMBANG yakni (1) AL-BAQARAH 002:194; (2) AL-BAQARAH 002:228; (3) AL-MAIDAH 005:095; (4) AL-AN’AM 006:160; (5) AL-HAJJ 022:060; (6) AL-MULK 067:003 dan (7) AL-INFITAR 082:007, Sikap Seimbang itu adalah dasar bagi postur Keadilan demi Persatuan yang bermuara kepada Kedaulatan dan Perdamaian bagi Kesejahteraan lahir dan batin agar mampu mengantarkan umat kearah Kemuliaan, Kebahagiaan dan Keselamatan. Salah satu bentuk nyata makna Keseimbangan itu dapat pula ditelusuri dari berita berjudul Antisipasi Bencana tentang Prediksi dan Peringatan Dini Banjir [Kompas 21 Januari 2009] mengisyaratkan pada tahun 2012 aktivitas matahari (SunSpot) meningkat tertinggi seirama dengan Prediksi Banjir Ciliwung oleh sistim kecerdasan buatan yang disebut ANFIS (adaptive neuro based fuzzy inference system). Artinya ada terbukti korelasi keseimbangan alami antara kadar aktifitas Matahari dengan besaran bencana banjir yang terjadi di muka bumi ini. Sementara itu juga diberitakan bahwa pada saat Obama Dilantik, Bursa Global “Memerah” [Suara Pembaruan 21 Januari 2009] sehingga apakah hal ini dapat pula disebut pertanda satu Keseimbangan tatanan dunia baru bagi Kebahagiaan dan Keselamatan umat ? Kita tunggu saja kajian pembenaran fenomena ini dari para ahlinya, bilamana memang benar ada korelasi sebab akibat yang significant. Bagaimanapun, kajian ANFIS tersebut diatas dapat dikatakan pembenaran atas dugaan2 sebagaimana terungkap pada buku Kiamat 2012 [Lawrence E. Joseph, ISBN 978-979-22-4054-2]. Artinya pemanasan global, pengurangan ozon dan bencana ekologi dapat sebagai pertanda berakhirnya siklus peradaban dunia lama menuju kebangkitan siklus peradaban dunia baru. Bagi konteks Kebangsaan, maka Sikap Seimbang itu juga dapat menjadi sikap dasar bagi upaya2 pemenuhan Strategi 7 (tujuh) Ketahanan Bangsa yaitu (1) Keagamaan Tidak Rawan, (2) Ideologi Tidak Retak, (3) Sosial Politik Tidak Resah, (4) Sosial Ekonomi Tidak Ganas, (5) Sosial Budaya Tidak Pudar, (6) HanKamNas Tidak Lengah, (7) Ekologi (Lingkungan) Tidak Gersang. Tidak berkelebihan bahwa koinsidensi ungkapan buku Kiamat 2012 dengan kajian ilmiah ANFIS tersebut adalah nalar umat sebagai bukti kebenaran Firman2 Illahi melalui Al Qur’an [QS]. Jakarta, 23 Januari 2009, [Pandji R. Hadinoto / www.nusakalapa.co.cc / HP : 0817 983 4545] Lampiran layanan www.pkpi.co.cc : QS – 7 Firman SEIMBANG AL-BAQARAH 002:194 Bulan haram dengan bulan haram [118], dan pada sesuatu yang patut dihormati [119], berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa. AL-BAQARAH 002:228 Wanita-wanita yang ditalak handaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru' [142]. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) menghendaki ishlah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang makruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya [143]. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. AL-MAIDAH 005:095 Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu membunuh binatang buruan [436], ketika kamu sedang ihram. Barangsiapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya ialah mengganti dengan binatang ternak seimbang dengan buruan yang dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu sebagai had-yad [437] yang dibawa sampai ke Ka'bah [438] atau (dendanya) membayar kaffarat dengan memberi makan orang-orang miskin [439] atau berpuasa seimbang dengan makanan yang dikeluarkan itu [440], supaya dia merasakan akibat buruk dari perbuatannya. Allah telah memaafkan apa yang telah lalu [441]. Dan barangsiapa yang kembali mengerjakannya, niscaya Allah akan menyiksanya. Allah Maha Kuasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) menyiksa. AL-AN’AM 006:160 Barang siapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barang siapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya (dirugikan). AL-HAJJ 022:060 Demikianlah, dan barang siapa membalas seimbang dengan penganiayaan yang pernah ia derita kemudian ia dianiaya lagi, pasti Allah akan menolongnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun. AL-MULK 067:003 Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang ? AL-INFITAR 082:007 Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh) mu seimbang, Jakarta, 21 Januari 2009 Pandji R Hadinoto / www.nusakalapa.co.cc
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||








