| Losmen | ||||
|
| Serba Serbi - Puisi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]() Sejenak kusewa kamar kosong dalam pengembaraan siang menyusuri liku labirin panjang menuju engkau Di antara kelelahan yang harus kusandarkan seribu bawaan terpanggul jadi bara ah panas menyerang mata ini ku terperangkap fatamorgana wajahmu Dan kelembaban dinding putih kamar tak cukup redakan bara melingkupi hasrat yang mengejang aku butuh engkau temani panasku seperti adam membutuhkan hawa dalam dingin surga tapi ranjang usang tak goyangkan seribu inginku dan selimut kumal mengigit sepiku semakin panas Dan ku pencet nomernomer hp. tak ada jawab darimu malam ini ku akan terkurung dalam ruangpanas, sepoi kipas angin semakin barakan api sepi.kuterpanggang bagai sate yang di atap gedung. lamatlamat mendengar langkah rombongan musafir menggotong mayat temannya yang terbunuh di terminal mereka dzikirkan wirid tentang bulan yang tak pernah tidur lalu mereka tenggelam di ujung gang. o ternyata engkau belum tidur lalu engkau berkata, "aku mau temani kamu" lalu malam turunkan seorang peri temani tidurku Bandung,28022009
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||









