| Harmoni | ||||
|
| Serba Serbi - Puisi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Bagaikan bumi yang lahir dalam 7 hari memecah dalam lingkar kuasamu, hingga dia gelap awalnya, hingga dia mencari arah lalu matahari menuntun gelapnya dan bulan menemani perjalanan. atas kuasamu turun adam ke bumi lalu bertahta di atas lembah darah Seperti juga aku terbelit lingkaran misterimu lalu kumaknai hujan bagai tetes darahmu yang kehilangan sebagian nyawa hingga genangi lautan kering dan lembah sepi terdengar bapa+ibu menjerit setelah mereguk sebagian air laut mereka panggil namaku di setiap lembah. muncul aku dari sebuah gua sunyi di ujung bumi. terasa ada kegembiraan dan waktu pun menyapaku, karena lahir teman baru buat bermain sehabis kelahiranku, darah masih ikuti alur lakuku menggumpal padat dalam lingkaran jiwa. aku tak bisa memecahnya karena tertanam di benak awal kejadianku. kelak waktu menembus lingkaran, dia akan putar ulang lalu lahirkan bumi baru tanpa darah hanya air yang bersemayam kekal Bekasi, 14022009
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||








