|
Mengapa Wajah Begitu Muram?
|
|
Oleh Fitrah Anugerah
Kamis, 12 Februari 2009 21:46 |
|
|
|
|
|
Serba Serbi -
Puisi
|
|
Mengapa Wajah Begitu Muram? Mengapa Wajah Begitu Muram? melihat anak kecil terkulai di pinggir malam ditemani anjing-anjing yang duduk disampingnya
Dewi malam pun tak sudi turun selimutinya. dari jauh memandang saja dan tertawa cekikikan memecah sepi sedang bintang-bintang memberinya mimpi buruk Oh Malam itu menjadi malam neraka kesepian adalah derita setelah tempuh waktu siang penuh cerita. Oh malam yang dingin telah membekukan impian anak bertemu ibunya Bekasi, 5 November 2007 BIODATA Fitrah Anugerah. Lahir di Surabaya, 28 Oktober 1974. Alumni Bahasa dan Sastra Indonesia, FIB, Universitas Airlangga Surabaya. Pernah berkesenian di Teater Gapus Unair, dan Bengkel Muda surabaya. Puisinya dimuat di harian Surabaya Post, Sinar Harapan, dan aktif menulis di Apresiasi satra serta Blog. Sekarang bekerja di Bekasi, di perusahaan ekspedisi dan bertempat tyinggal di Jl. Patuha Raya No.01 Blok 21, Perum Wika, Bekasi Selatan. No HP. 021 94571950. Alamat e-mail :
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
dan
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
|