Gado-gado Betawi : Sekitar Prahara Budak Budaya
Oleh A. Kohar Ibrahim    Minggu, 28 Desember 2008 07:42    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 1
KurangTerbaik 

Gado-gado Betawi :

Sekitar Prahara Budak Budaya


Oleh : A. Kohar Ibrahim

(1)


AWAL mulanya bermula dalam suasana Beranda Betawi dengan selang seling irama musik menggelitik mampu mengundang mesem ayem sampai tawa cekikik. Manakala terdengar duel sepasang lelaki-perempuan, seniman-seniwati, membawakan lagu : « I don’t know. Apa artinye ? » Tanya berbalas jawab mengumandang sindiran lagu manusia. Seperti lagak lagu tinggi-pendek hati, pinter-keblinger, tahu tapi tak tahu ; si miskin berlagak kaya, tua-tua keladi dan sebagainya lagi.

Pertama-tama ditanya lelaki apakah bisa ngomong Inggris, perempuan yang ditanya menjawab : Itu mah bahasa sehari-hariannya. Setelah bilang : « Ah sombong, lu, » sang lelaki, si Abang Betawi penasaran, nggak tahan nguji :

 

« I don’t know – apa artinye ? »

« Aye nggak tau…» jawab sang perempuan, tentu sembari mesem.

« Bodo, lu ! » cetus sang lelaki, manis-pedes seperti rujak ulek.

Aku mesem terkesankan betapa dalam pernyataan dirinya orang bisa dengan sengaja atau tidak sengaja tergelincir jadi pinter keblinger. Malah secara tak malu-malu mengangkat diri sendiri seraya merendahkan orang lain dengan memberikan cap : bodoh. Meskipun faktanya yang menerima tudingan bodoh itu menyatakan kebenaran alias tidak bersalah.

Iya. Begitulah lagak lagu manusia. Masih dalam suasana Beranda Betawi aku alih dengar suara duel Bang Ben dan Ida Royani dengan lagu Jali Jali. Salah sebuah lagu yang memang enak merdu sekali. Meski cerita macam-macam  tentang ular naga dan ular kadut, dari Turki ke Bojong Lompong, keloyoran sana sini tak bisa tidur sampai Kramat hanya bisa berakhir di Cikini.

Sungguh suatu kebetulan yang menimbulkan kesenangan sekaligus membikin hati dan pikiranku terusik, pabila iringan musik Gambang Kromong menyajikan juga lagu Jali Jali yang merupakan variasi berjudul  Jali Jali Bunga Siantan,  Mat Nuh mendadak datang seraya bilang : « Ade kiriman dari temennye Muntaco, Bang.  Mpok Linah. »

« Dari Mpok Linah ? »

« Iye : Mpok Erlinah, bininye Bang Zainal, temennye pengarang Gambang Kromong – Firman Muntaco. Preksa aje tuh kirimannye di Apsas. Nyangkut soal Pram. »

« Hooh, deh, Mat. Nanti ane preksa, » kataku, lantas Mat Nuh kembali ke kamarnya. Meneruskan urusannya mengumpulkan bahan-bahan dari Internet yang diperlukan. Tentu saja, sembari terus mendengarkan lagu Betawi dengan suara Bang Ben si Item Manis  aku buka kotak email, hanya untuk menemukan kiriman dari si Mpok bersangkutan. Aku tak kuasa menahan mesem selagi mendengar lagu Item Manis  bareng teringat Mpok Linah – orang Betawi asal Batak yang berkulit putih bersih. Sang mantan wartawan Sulindo merangkap redaktur Berita Minggu itu tentu saja juga temannya pengarang cerita Betawi yang kondang : Firman Muntaco pengelola rubrik Gambang Kromong yang diisinya tiap minggu. Dan kebetulan kami tinggal sama-sama di daerah Petamburan --  aku di Gang Kiapang, sedangkan Firman di Kober. Letak rumahnya di tikungan jalan menuju Palmerah, dekat Toko sekaligus bengkel batu nisan.

Akan tetapi, perihal Mpok Linah, dia aku kenal bukan saja sebagai jurnalis dan penulis, melainkan juga deklamatris kondang. Yang sering tampil memeriahkan acara malam budaya di Gedung Kesenian. Pada masa itu, Zainal Afif yang kelak jadi suaminya selain penyair dan esayis serta penyiar di RRI juga deklamator. Seperti juga Anak Medan lainnya : Kamaludin Rangkuti, Aziz Akbar dan Amarzan Ismail Hamid.

« Hebat banget ! » bisikku dalam hati, ketika membuka kiriman Mpok Linah alias Rondang Erlina Marpaung itu. Justeru, ketika aku teringat pada beberapa penulis Anak Medan atau Sumut itu, apa yang dikirimkannya adalah artikel yang ditandatangani suaminya, Z. Afif , berupa komentar « Pram dan Hadiah Nobel ». Nyambung sekali dengan salah satu pembicaraan milis Apsas dalam periode akhir September awal Oktober 2008 ini. Pembicaraan yang berkisar pada situasi sastra Indonesia dan soal persoalan hadiah – terutama sekali Hadiah Nobel dan hadiah internasional lainnya seperti Magsaysay Award. Dalam mana, lagi-lagi nama sastrawan terkemuka Indonesia Pramoedya Ananta Toer jadi persoalan lagi.

Dalam naskah komentar Afif tertanggal 24 September 2004 itu pun tertera beberapa nama anak, budak atau bidak budaya lainnya, selain yang dijagokan seperti Guo Xingjian si pemenang Hadiah Nobel asal Tiongkok, juga Mahfud dari Mesir, Pramoedya dari Indonesia ; selain  deretan para pembincang  seperti Ramses, Widjaya, Ubes dan Ikranagara. Bahkan tertera nama Afif-Rondang puteri : Nyala Baceh,  sang Magister Sinolog.

Tulisan berupa komentar dari Afif (2004) itu  tentunya dimaksudkan untuk menyambung-ingatkan tulisan dari Ikranagara tertanggal 1 dan 2 Oktober 2008. Tulisan yang juga terutama sekali bersambut dengan tulisan dari Akmal Nasery Basral dan Hasan Aspahani serta yang lainnya lagi. Tulisan-tulisan yang nada intinya masih menyanyikan lagu lama, dengan ujung tombak tertuju pada Pramoedya Ananta Toer. Pada yang mereka anggap « dosa-dosa » Pramoedya di masa lalu, tegasnya di zaman Orde Lama. Seperti yang digemakan dalam buku « Prahara Budaya » dan kemudian dalam manifestasi aksi dari kalangan penulis yang menentang Hadiah Magsaysay untuk Pramoedya Ananta Toer.

Dalam hingar-bingar mana, terkait pula salah seorang penyair kiri bernama Mawie dengan sajaknya berjudul « Kunanti Bumi Memerah Darah ». Semata-mata untuk terus menimbulkan kesan atau melanggengkan pembenaran garis politiko-ideologi anti-komunis Orde Baru terhadap kaum Kiri. Lebih tegasnya lagi : untuk terus mencanangkan akan kelatenan bahaya Komunisme atau PKI ?

Rupanya mentalitas Orbais macam itu ternyata memang bukan saja belum sirna, meski Era Reformasi sudah sekian lama, melainkan masih terus dipelihara. Seperti dibuktikan oleh pernyataan KSAD Jenderal TNI  Agustadi Sasongko Purnomo, dalam upacara tahlil dan doa di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya (30/9/2008) bahwa : « Upaya Kebangkitan Komunis Semakin Nyata ».

Terus terang saja, aku memang tergelitik oleh hal-ihwal yang saling bersangkutan dengan sejarah tersebut. Sejarah yang selain mampu menggugah juga layak digugat lantaran ditulis dengan penuh rekayasa oleh penguasa Orba. Seperti yang dikonstatasi oleh sejarawan Dr Asvi Warman Adam baru-baru ini. Maka itulah sebabnya kenapa saya merasa terdorong untuk menuliskan serangkai catatan ini.

Dorongan menulis dalam suasana irama musik Betawi seperti Gambang Keromong dengan Jali Jalinya.  Lantaran tumpuan utama ingatanku pada serangkai peristiwa di kota Jakarta, istimewa sekali di Jalan Hayamwuruk. Kongkritnya di kantor koran Bintang Timur. Lebih kongkrit lagi : di ruang kebudayaan koran tersebut dengan nama termasyhurnya : Lentera. Tempat kekuasaan seseorang yang menjadi simbol kaum pengarang kiri bernama Pramoedya Ananta Toer.  Sebagai pengelola Lentera. Yang, justeru, antara lain menyiar sajak « Menantikan Bumi Memerah Darah ». Sajak yang oleh kaum Manikebuis dijadikan salah satu unsur untuk mendasari serangannya terhadap pekerja kebudayaan kiri, istimewa sekali : Lekra.

Sementara aku girang nyaris bergerak nandak mendengarkan irama musik Gambang Kromong, di bola mataku beruntun duyun para budak dan bidak, bocah atau anak pekerja budaya yang ragam macam. Semuanya bergerak anjak langkah di arena budaya dalam upaya turut memeriahkan suasana. Menari-nari atau riang gembira bernyanyi atau mencak-mencak selaras nada irama yang disuka. ***

(11 Oktober 2008)

 

 

Comments
Add New Search
jeeny  - dvd ripper     |121.37.38.xxx |2011-04-19 11:29:13
Leawo Blu-ray Copy is the best full-featured Blu-ray copy software to copy blu-ray movies to various ends. Leawo blu ray dvd copy is a professional Blu-ray DVD copy tool to copy encrypted Blu-ray and DVD
discs to various ends for convenient and freely Blu-ray playback
for you. Leawo DVD Ripper is is a professional DVD to video converter which could rip and convert
DVD to video in all popular formats like MP4, AVI, 3GP, H.264, H.263,
etc. Leawo DVD Ripper, an easy to use yet powerful DVD ripping
software, can rip DVDto video in most popular formats like VCD, SVCD, AVI, WMV, MP3, MPEG2, MP4,
etc.for various media players like iPad 2, iPhone, Xoom, Android
mobile phones, PSP, etc. Leawo DVD Ripper for Mac is the most comprehensive DVD ripping application for Mac users. With this
versatile DVD Ripper for Mac, you can rip and convert any DVD to video
on Mac in most popular v...
zentai suit  - Zentai Suit     |222.190.105.xxx |2011-07-30 20:52:27
zentai suits has always been high-end fashion brand zentai bodysuit,
spandex body suit,
lycra spandex.
louboutin chaussures pas cher
christian louboutin pas cher
louboutin escarpins,
escarpins christian louboutin
replica designer handbags cheap
hermes birkin
hermes birkin bags
louis vuitton keepall
louis vuitton speedy 30
louboutin outlet online,
jimmy choo discount
coach crossbody bags
coach totes bags
http://www.coachesmart.com/sitemaps.xml
Christian Louboutin Sale
Cheap Christian Louboutin
Christian Louboutin Knockoffs
Christian Louboutin Discount
Christian Louboutin Replica.
Coach Factory Store  - Coach Factory Store     |117.28.249.xxx |2011-08-19 08:56:23
The bag isCoach Outlet Canada directly now,you can get it at the discount price here. Coach Bags have
adopted the advanced material so thatCoach Factory Store online store is still devoted to the superb craftsmanship
Wedding Dress Stores   |124.160.102.xxx |2011-12-09 04:38:56
There will even be some stores Wedding Dress Stores exactly where you'll be in a position to find apparel put on by
bridesmaids as well. while other 

people would permit you hire these
secondhand bridesmaids apparel you'll be in a Prom Dresses position to usually

ask for if they could market it for you instead. The
cost will be two times cheaper compared to cost of installing in
a brand-new dress. often these gowns are however in wonderful issue
and

experienced long gone by means of a laundry store before they hang up
it within their boutiques.wyy
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.