Kekasih Tak Dianggap
Oleh Fitrah Anugerah    Kamis, 12 Februari 2009 21:38    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 3
KurangTerbaik 
"Dalam hatiku ada 2 orang lelaki yang mengiring hidupku. lelaki itu adalah kejadian dan ide. Lelaki itu mantan suamiku dan kamu" Wulan pun memberi jawaban pada pertanyaan lelaki yang duduk di hadapannya di sebuah cafe. lelaki itu adalah sutaji, kekasihnya yang selama ini hanya berkenalan dan berhubungan di dunia maya. "sudah lama jiwa ini terluka, merasakan sakit yang pedih akibat seorang lelaki. Sakitnya membuat aku trauma buat memulai hubungan serius lagi dengan lelaki. Aku cukup berharap kau menyayangi aku. Namun aku sulit mengatakan cinta padamu. Mas sayangi aku saja" kembali Wulan menjelaskan sikapnya pada Sutaji yang sepertinya kurang menerima pernyataan darinya. Lalu Wulan memegang tangan Sutaji yang keliohatan kaku dan tegang. Wulan takut Sutaji marah dan tersinggung atas pernyataannya. Sutaji hanya diam saja dan memandang Wulan dengan tajam, kadang kala Sutaji menundukkan pandangan, dan kadang ia menatap ruangan Cafe itu yang kebetulan sudah agak sepi. Sutaji pun menggenggam erat tangan Wulan, entah dia sudah menemukan jawaban atau sekedar menguatkan dirinya saja depan Wulan. "Mas marah. Maafkan aku. Rasanya tak adil buatmu bila mencintai aku dan aku takut bila kau kecewa nantinya. tapi aku sayang kamu, aku butuh kamu di saat-saat seperti ini. jangan aku kau tinggalkan. sayangi aku mas please" tiba-tiba nada Wulan yang mulanya tegas nampak melirih. dia merasa bersalah pada sutaji, merasa bersalah karena memberi kesempatan untuk mencintainya. Kini setelah Sutaji menyatakan cintanya dan menerima segala hal tentang dirinya, wulan nampak begitu takut dan merasa lemah. Suasana Cafe semakin sepi. Satu persatu tamu sudah mulai pulang. Tinggal beberapa meja saja yang terisi, salah satunya meja mereka di pojok ruangan cafe. Tapi cafe belum mau tutup dan musik oldies masih mengalun. "Wulan aku cinta kamu dan aku menyangi kamu. Aku menerima kamu apa adanya. itu sudah aku terangkan dalam sms serta personal message ku kepadamu. Aku mau menikahimu dan hidup bersamamu, termasuk juga bersama Arik, anakmu dari mantan suamimu" Sutaji pun memberi jawaban sekaligus pernyataan atas sikapnya ke wulan. Kembali Sutaji menggemggam erat tangan Wulan dan menatap wajahnya dalam-dalam untuk menegaskan sikapnya. "Mas berani menanggung hidupku dan hidup Arik. Mas mau cukupi aku baik dengan kasih sayangmu maupun materi. Mas selama ini lelaki yang ada padaku hanya memanfaatkan aku dan menuntut aku saja, tanpa pernah bisa aku menuntut mereka. tak pernah ada imbal-balik dari mereka. Apakah itu bisa disebuat cinta mas, terangkan aku? Tapi aku sudah tak tahu dengan cinta. Aku cuma harus membiayai hidupku berdua dengan Arik saja sekarang. Tiap malam aku selalu menangis dan berhayal akan ada seorang lelaki yang baik hati dan kaya datang untuk menyayangi aku dan mengeluarkan aku dari rasa sakit ini....hmhmhm" "Mas jangan marah ya, atas perkataanku. Aku sayang kamu. kamu lelaki yang pengertian dibanding mantanku dulu. Tapi sayang kita berjauhan, tapi sayang kau datang di saat seperti ini. Kenapa aku tidak mengenalmu dulu?" kenbali Wulan menangis sepertinya menyesali apa yang pernah terjadi. "Percuma disesali sayang. Sudah terjadi biarkan terjadi. Gak usah salahkan diri sendiri apalagi salahkan takdir. Ada Arik yang harus kau hidupi sampai besar. Dan aku masih menyayangi terus, tak akan menuntutmu terlalu jauh" jawab Sutaji buat menenangkan hati wulan. "Terima kasih Mas" jawab Wulan lirih. Malam jelang larut dan cafe pun akan ditutup, tinggal meja mereka berdua. dua pasangan yang diketemukan jadi satu dalam ruangan cafe itu. Mereka memilih cafe itu karena cafe yang terkenal di kota tempat tinggal Wulan. selain itu harganya yang gak terlalu mahal juga suasanaya yang romantis. Sebelumnya 2 orang itu hanya berhubungan lewat dunia maya dari sebuah situs pertemanan yang populer. Mereka bertemu di sana dan mereka saling memberi nomer HP lalu seringlah saling, sms, telepon, atau cahtting. Masing-masing saling mengirim foto dan profilenya, hingga bisa dikatakan batas antara nyata dan maya sangat tipis. Karena mereka sering ungkapkan kerinduannya, ucapan sayangnya dalam tiap kali ketemuan di dunia maya dan SMS-an. bahkan HP dan dunia maya mereka jadikan buat ML atau bercinta, bila begitu terjadi sampai pagi pun mereka akan bercinta. Sudah 10 bulan mereka hanya berhubungan lewat dunia maya hingga akhirnya mereka pun putuskan untuk bertemu. akhirnya kesampaian juga keinginan Sutaji bertemu Wulan di kota tepat Wulan berada. Sutaji seorang bujang lapuk yang pekerjaannya sehari-hari karyawan di SPBU bertemu dengan Wulan seorang sales admin di sebuah dealer mobil. "The dream come true" Wulan yang dilihat fotonya di profile sebuah situs tak jauh berbeda dengan yang dilihatnya dengan nyata. Begitu juga profile Sutaji. Wulan yang seorang janda muda beranak satu, yang mana anaknya malam itu tidak dibawa serta dititipkan di rumah mbahnya. Wulan yang sesuku dengan Sutaji dan tak jauh beda kehidupannya dengan Sutaji. "Mas mau kemana setelah ini? " pertanyaan dari Wulan mengagetkan Sutaji yang melamunkan pertemuan mereka pertama kali. "Cafe mau tutup, Mas!?" "Sebetulnya aku ingin menyendiri saja, menunggu pagi lalu pulang balik ke kotaku" jawabnya sambil melepaskan tangan Wulan. Lalu tangannya melambai memanggil pelayan cafe. Sutaji lalu mengeluarkan dompetnya dan membayar bon cafe mereka. Mereka pun beranjak meninggalkan cafe. "Mas aku jangan kau tinggal. Mas aku mau menemani kamu malam ini dan ikut kamu kemana saja. Boleh khan mas ? Aku sayang kamu mas? Maafkan aku ya atas pernyataanku" Wulan berkata dengan ngalem dan merajuk kepada Sutaji. Dia pun memeluk Sutaji dan merapatkan badannya. Sutaji tak tahu harus bagaimana? karena ia sendirian saja di kota itu. Dia tak tahu harus ngapain dan kemana? dan dia pun hanya seorang bujangan yang belum pernah merasakan dan menerima perlakuan seorang wanita seperti yang dilakukan Wulan. Sutaji hanya diam dan dia menjadi kaku adanya. "Mas mau check-in di hotel?hmhmhm...aku tahu beberapa hotel di sini. Sementara kita tidur di hotel dulu. Malam sudah larut, ga enak sama tetangga kalau harus pulang jam segini. Mas mau khan?" kembali Wulan merajuk setelah itu dia rapatkan lagi badannya. kepalanya Wulan pun disandarkan ke dada sutaji. Sutaji deg-degan, aliran darahnya mulai tak beraturan, ya sutaji tak bisa mikir lagi harus bagaimana menghadapi keadaan seperti itu. Sementara malam semakin larut, udara dingin kota mulai menusuk, cahaya bulan pun mengajak mereka untuk berdiam di suatu tempat. "Please. Mas bahagiakan aku malam ini saja. Aku juga bahagiakan kamu. Mas aku mau...Aku pingin...Mas kusayang kamu" tiba-tiba tangan Wulan meraih leher Autaji dan mencium bibirnya. Sutaji gugup dan kaget dengan perlakuan tadi. Dia hanya pasrah dan menerima saja apa yang dilakukan Wulan. "Baiklah sayang. Kita mencari penginapan. Mas juga ngatuk, pingin istirahat dulu. Nanti pagi mas balik lagi" Kata Sutaji setelah Wulan melepaskan ciumannya. Mereka pun berjalan sambil berpelukan menuju ke pinggir jalan. mencari Taxi dan akan mencari penginapan yang masih kosong.Tak berapa lama sebuah taxi datang dan mereka berdua meluncur di kesepian jalanan kota. Mereka pun akhirnya mendapatkan sebuah hotel kelas melati. Lumayan juga sih meski fasilitas kamarnya biasa saja dan yang penting ada kamar mandi di dalamnya. Malam itu milik mereka berdua. Di dalam kamar hotel nomer 10 yang sinarnya remang-remang mereka bercinta. Wulan yang sudah pengalaman dalam bercinta mengajari Sutaji yang masih hijau dalam bercinta. Wulan mengajari Sutaji hingga Sutaji bisa sendiri untuk melakukan percintaan. Malam ini mereka habis-habisan menarikan tarian cinta di dalam gelombang cinta yang membawa rindu dan hasrat cintanya entah ke mana? Bulan yang sinarnya mulai meredup karena matahari akan menggantikan posisinya, Bintang-bintang yang sudah mulai menghilang, dan tertawaan hantu malam yang akan pergi meninggalkan mereka karena tugasnya akan selesai tidak mereka perhatikan sama sekali. Mereka sudah tenggelam dalam samudra yang luas, kadang terdengar teriakan minta tolong namun kemudian mereka tenggelam lagi. Oh tenggelam dimana mereka? Sudah sampai mana mereka? Mereka pun telah melupakan waktu dan ruang yang mereka tempati. Lalu ketika telah sampai pada sebuah pantai kelelahan, dan mereka terdampar dalam sebuah pulau asing. Mereka pun melepas lelah dan tidur di pasirnya. Tidur saling berpelukan. "Mas bangun! Sudah jam 12 siang!" teriak wulan membangunkan Sutaji yang mana keduanya sama-sama tak berpakaian lengkap dan dalam keadaan acak-acakan. "Ya tuhan. Dah siang. Jam berapa ini? Kok kita dalam keadaan begini, dan bisa seperti ini?" tanya Sutaji setengah percaya dan tidak percaya dengan apa yang barusan dilakukannya. "Suamiku. engkau hebat dan perkasa. Kita barusan melakukan percintaan tadi malam" kata Wulan sambil melingkarkan tangannya ke leher Sutaji dan menciumnya. Sutaji masih belum percaya dengan apa yang barusan terjadi, entah dia seperti memasuki kehidupan lain. Dia merasa ada yang hilang dalam jiwanya dan dia pun tak tahu harus mencari kemana lagi? "Suamiku. Kita mandi bersama yuk. Badanku masih pegal. Gendong aku ke kamar mandi?" kembali Wulan merajuk dan merapatkan badannya. Sutaji seperti kerbau yang dicocokin hidungnya. Dia menurut saja apa yang dikatakan Wulan. Sutaji pun menggendong Wulan nuju kamar mandi. Mereka mandi bersama. Sesudah mandi mereka pun bersiap-siap untuk check-out. Mereka pulang ke tempatnya masing-masing. Namun Wulan masih mengantarkan sutaji ke terminal bus antar kota. "Mas aku sayang kamu. Jangan tinggalkan aku ya" kata Wulan sambil melingkarkan tanbgan di leher Sutaji lalu menciumnya. Sutaji pun memperat pelukannya. "Aku juga sayang kamu. Aku tak akan tinggalkan kamu" Sutaji pun mencium Wulan untuk terakhir kali sebelum menaiki bis kota yang sudah siap. Mereka berpisah. Tanpa terasa sudah 3 bulan sejak pertemuan mereka di kota tempat Wulan berada. Seperti biasa mereka hanya chatting-an dan SMS-an buat mengungkapkan kerinduan serta perasaan sayangnya. Tapi entah kenapa? Sutaji tak lagi mau mendatangi Wulan ke kotanya sejak peristiwa itu. Meskipun Wulan selalu membujuknya supaya datang dan Sutaji menolak dengan halus dengan berbagai alasan. Hingga di suatu pagi di sebuah kamar hotel tempat Wulan dulu melakukan percintaan. sebuah dering SMS masuk ke HP Wulan. SMS dari Sutaji : "Cling!. Maafkan aku Sayang. Sore ini aku mau melamar seorang gadis, mantan pacarku waktu aku sekolah dulu di kampung. terima kasih atas hubungan kita selama ini dan terima kasih karena kau telah mengajari aku bercinta....hmhmhm. jangan salahkan siapa-siapa, jangan bersedih, mungkin sudah takdir kita. Akan kukenang selalu dirimu..hiks. Semoga kau bisa menerima keadaan ini dengan baik adanya. Maafkan aku". Wulan pun membalas SMS tersebut :"Sama2. maafkan aku juga. Kemarin sore mantan pacarku sewaktu aku kuliah dulu dan sudah menjadi duda melamar ke rumah orang tuaku. Maafkan aku belum memberitahumu dan 3 bulan lagi aku akan menikah. Nanti kamu kuundang. terima kasih juga atas hubungan baik kita selama ini. Aku juga akan mengenangmu selalu". "Sayangku SMS dari siapa itu?" "Ga pa-pa dari suamiku dulu. Aa peluk aku kembali yang erat. jangan lepaskan aku ya untuk selamanya. Berikan ciumanmu yang lama dan mesra, Aa" jawab Wulan yang tidur kembali ke pelukan calon suaminya. Bekasi, 10102008 BIODATA Fitrah Anugerah. Lahir di Surabaya, 28 Oktober 1974. Alumni Bahasa dan Sastra Indonesia, FIB, Universitas Airlangga Surabaya. Pernah berkesenian di Teater Gapus Unair, dan Bengkel Muda surabaya. Puisinya dimuat di harian Surabaya Post, Sinar Harapan, dan aktif menulis di Apresiasi satra serta Blog. Sekarang bekerja di Bekasi, di perusahaan ekspedisi dan bertempat tyinggal di Jl. Patuha Raya No.01 Blok 21, Perum Wika, Bekasi Selatan. No HP. 021 94571950. Alamat e-mail : Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya dan Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Comments
Add New Search
Anonymous   |118.96.207.xxx |2009-11-24 23:37:20
jeeny  - mac flv converter     |121.37.38.xxx |2011-04-19 10:26:56
Leawo Mac PSP Converter can let you enjoy any videos on your PSP or PS3. Leawo PSP Converter for Mac can be taken as the best video to PSP/PS3 converting software on Mac. With
it you can easily convert MOV, 3GP, AVI, RM, MPEG, ASF, FLV and so on
to PSP movie on Mac OS X. Mac FLV Converter is an excellent video to FLV converting tool on Mac OS that can convert
FLV to video and audio in other formats, such as FLV to AVI, FLV to VOB,
FLV to 3GP, FLV to MP4, FLV to MOV, etc. Leawo FLV Converter for Mac is actually a combination of Free YouTube Video Downloader for Mac and FLV
Video Converter for Mac. It helps you deal with FLV videos
downloaded from YouTube,Yahoo, Google, Metacafe, MySpace and other
video sharing websites.Leawo Blu-ray DVD Ripper can decrypt all Blu-ray discs with AACS and BD+ protection and the latest
MKB level to most popular video formats like MP4, H.264, AVI,
nbashoesssales  - nbashoesssales     |175.44.12.xxx |2011-04-21 10:35:55
His career in a new place, started a business nba shoes, they are rather profitable. Opening soon bustling cheap nba shoes, congratulations came in an endless stream nba players shoes. His start-up money this is abundant, plus good operating condition nba jerseys on sale, profit is like a snowball rolling bigger the more cheap nba jerseys. But recently, the so-called extremes meet kobe zoom 6, a few months after his career charles barkley shoes suddenly got into trouble, the business depression tracy mcgrady shoes, didn't also a bygone profit margins. http://www.nbashoesssales.com/
saleslouboutin  - saleslouboutin     |175.44.12.xxx |2011-04-21 10:36:21
The world rarely step, so need the miracle of success discount christian louboutins shoes can cause gradual accumulate, quantitative qualitative change cheap louboutins sales. Moreover, step by step and accumulation, can make the person constantly
get fulfillment christian louboutin boots, encouraged and incentive, constantly continues to gain louboutins pumps sales the power struggle with difficulty, and unremitting ground to a successful
end christian louboutin high heels. The process of pursuit of success is not bon voyage, often in life christian louboutin ankle boots, the journey struggle with failure often company christian louboutin boots. But the strong always silent failure christian louboutin wedges, and "often hurt often war", and eventually succeed christian louboutin evening. Conversely, if one encounter difficulties and midway retreat christian louboutin pumps, a defeat is discouraged, easily give up their&nbs...
nbashoes2u  - nbashoes2u     |175.44.12.xxx |2011-04-21 10:44:13
In the next year nba shoes, he wandered the edge of bankruptcy cheap nba jerseys. As saying he is "in line highs". But his tenacious, never give
up his career nba players shoes, every day he needed to face setbacks and difficulties are like
insuperable peak best nba shoes. Finally, by virtue of his fortitude, complementary with ability nba shoes sales, experience, he finally out of trouble derrick rose shoes. Pursue the road ahead could not all is smooth charles barkley shoes, people should not only through high-road, also want to walk tracy mcgrady shoes, even through the valley alleys ga allen iverson shoes, once climb mountains. http://www.nbashoes2u.com/
nbashoes2u  - nbashoes2u     |175.44.12.xxx |2011-04-27 10:43:42
life take too much posterior nba shoes, become not wonderful cheap nba jerseys, let us cut off all thought the worst posterior nba players shoes, at the worst of survival, and seeking development best nba shoes, in the worst problem, win passion, have the ideal place derrick rose shoes, hell is paradise. No suffering consciousness charles barkley shoes, don't give yourself pressure, really pretty terrible tracy mcgrady shoes, habit is a second nature allen iverson shoes, will become me such a lazy don't like to use brains. http://www.nbashoes2u.com/
jordanshoesonsales  - jordanshoesonsales     |175.44.12.xxx |2011-04-27 10:46:46
Even if the wind again dozen jordan shoes, rain again big, as long as our hearts is enough big, can let, static jordan shoes for sale, how can affect our progress will fear waves jordan retro shoes? As long as we keep learning, and constantly practice and incessantly jordans for sale, enrich themselves and their expansion retro 13, and the fear of stand in my way of overwhelming or the waves? http://www.jordanshoesonsales.com/
saleslouboutin  - saleslouboutin     |175.44.12.xxx |2011-04-27 10:49:01
The firm faith, will open the life most top discount christian louboutins shoes. Firm ideal, will further towards the direction of life. Each step cheap louboutins sales, needs a firm belief, every step, need certain reasons, to explore the
peak of life louboutins pumps sales, the top of the life. A legend, an unknown world, an unknown myth. Around
the world christian louboutin high heels, so far no one enterprise is for first, staff to achieve a well-known
enterprise christian louboutin ankle boots, make famous product, staff and leadership must be of one mind christian louboutin slingbacks, you have to in the employing a well-thought-out, don't because of the
poor, and harm to their own position christian louboutin evening, what you do, must have tenacious confidence christian louboutin mary jane pumps, one day in January christian louboutin pumps, can't do, can't do, a year do in January, to the good life full of
c...
athletics-cap   |218.85.105.xxx |2011-06-22 11:22:17
Air Jordan 25
Air Jordan 29
Air Jordan Shoes
Air Jordans Diamond Shoes
Jordan Carmelo Anthony
Jordan Chris Paul
Jordan Flight Team Shoes
Jordan Kobe Bryant
Jordan LeBron James
Jordan Six Rings
Garnett Basketball Shoes
Howard Basketball Shoes
James Basketball Shoes
Kobe Basketball Shoes
Other Basketball Shoes
Penny Hardaway Edition
Pippen Basketball Shoes
T-MAC Basketball Shoes
Gucci High Shoes
Gucci Leather Shoes
Gucci Men Shoes
Lacoste Men Shoes
MBT Men Shoes
Air Max 87
Air Max 90
Air Max 91
Air Max 95
Air Max 180
Air Max 2009
Air Max 2010
Air Max 2011
Air Max LTD
Air Max TN
Air Max Uptempo 97
Air Max Wan Premi
Nike Air Classic BW
Nike Air Max 24/7 Shoes
Air Force one
Air Hoop Structure
Air Wildwood Supr
Dunk SB Shoes
Nike Ken Griff
Nike Zebra Shoes
Air Max NoMo Shoes
Air Yeezy Shoes
Nike shox moster
Nike Shox NZ
Nike Shox OZ
Nike Shox R3
Nike Shox R4
Nike Shox R5
Nike Shox TL
Nike Shox Turob
Asics Running Shoes
Cole Haan Men Shoes
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.