Inilah Kronologis Lengkap Pembakaran Kantor Bupati Bima Versi DPD PKS Kab.Bima
Oleh Administrator    Jumat, 27 Januari 2012 09:04    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Mataram, Bekasinews.com.- Lebih dari lima ribu massa yang berasal dari  Kecamatn Lambu, Sape dan Langgudu  Kamis (26/1) sekitar pukul 11.00 Wita mendatangi kantor Bupati Bima di jalan Sukarno-hatta Kota Bima. Massa  kemudian pembakaran kantor Bupati Bima hingga  rata dengan tanah. Polisi yang berjaga-jaga dan dibantu Sat Pol PP tidak mampu menahan laju massa yang brutal merangsek maju mendekati kantor Bupati. Meski tembakan peringatan dilakukan aparat namun tidak membuat nyali massa ciut.  
 
Anggota DPRD NTB Johan Rosihan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjelaskan Aksi pembakaranpun berlangsung tanpa bisa dicegah.  Aksi ini merupakan rangkaian tak terpisahkan dari aksi-aksi penolakan idzin tambang yang dikeluarkan Bupati Bima kepada PT. Sumber Mineral Nusantara (SMN). "Sebelumnya juga telah terjadi pembakaran terhadap fasitas-fasilitas  pemerintah di  wilayah kecamatan Lambu. Seperti kantor camat, Kantor Desa, Kantor Polsek dan sejumlah kantor pemerintah lainya." jelas Johan mengutip  Laporan Terkait Kronologi Pembakaran Kantor Bupati Bima, Kamis 26 Januari 2012 versi DPD PKS Kab.Bima
 
Aksi massa besar-besaran yang mengerahkan lebih dari 5000 massa tersebut telah dapat dicium sejak hari Jum’at ( 20/1) 2012 dengan dimulainya rapat akbar masyarakat kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu menyikapi pernyataan Bupati Bima yang bersikukuh untuk tidak mencabut izin tambang yang telah diberikannya kepada PT. SMN. Rapat akbar tersebut berakhir dengan dikeluarkanya ultimatum yang juga diblow up oleh berbagai media. Masyarakat memberikan waktu selama 5 x 24 jam kepada Bupati Bima untuk mencabut SK 188.45/357/004/2010 tersebut tanpa catatan. Jika tidak mereka akan melakukan aksi demo besar-besaran. Dan ancaman tersebut dibuktikan  pada Kamis Siang. Seluruh asset pemerintah Kabupeten Bima ludes dibakar massa yang marah. 
 
Selama tenggat waktu 5 x 24 jam tersebut berlangsung juga aksi-aksi pemblokiran jalan utama sape menuju pelabuhan sekita 3 kali, sehingga pelabuhan Fery di sape lumpuh dan tidak bisa melayani penumpang.
 
Selasa ( 24/1)2012: Bupati melakukan konsultasi dengan DPRD  di ruang rapat utama. Dalam rapat tersebut Dewan meminta Bupati untuk mencabut  SK terkait  ijin eksplorasi  188, namunbupati tetap bersikukuh tidak akan mencabutnya SK tersebut. Padahal sejumlah anggota dewan mengingatkan  akses negative dari  keputusanya tersebut. Demikian juga tokoh masyarakat dan tokoh agama telah berulangkali mengingatkan Bupati akan  terjadi kemarahan warga dengan  tidak dicabutnya SK tersebut. Apalagi karakter masyarakat sape dan Lambu yang dikenal  berkarakter keras dan temperamental. Ditambah telah jatuhnya korban jiwa dalam keluarga mereka. Selasa  tgl 24 Januari 2012, malam Rabu: 
 
Rabu 25 Januari 2012: Dewan mengeluarkan rekomendasi supaya:
   1.  Mencabut SK ijin Tambang PT. SMN
   2.  Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap idzin PT. SMN agar terjustifikasikasi sesuai undang-undang yang berlaku.
 
Hari Rabu 25 januari 2012: Massa di kecamatan sape dan Kecamatan Lambu mendesak camat  Lambu untuk menandatangani persetujuan keputusan bersama untuk mendesak Bupati Bima mencabut SK 188. Dibawah tekanan massa,camat akhirnya bersedia menandatangani persetujuan bersama tersebut.
 
Kamis 26 januari 2012: konsentrasi massa dari sape menuju bima dengan konfoi kendaraan berbagai jenis diikuti  lebih dari 5000 massa bergerak menuju pusat pemerintahan kabupaten Bima (kantor bupati bima)  yang berjarak lebih dari 40 km itu sejak pagi jam 11.00 jam sepuluh mereka sudah berkumpul dan mengelilingi kantor bupati Bima.  Pagar kawat berduri sudah dipasang sekeliling kantor bupati.  Pengamanan diprediksi sekitar 300 personil polisi dan 200 personil Pol PP. Beberapa kali terdengar  tembakan peringatan sampai akhirnya pembakaran itu terjadi dan menghanguskan seluruh bagian Kantor Bupati dan kantor-kantor Dinas Badan dalam areal Kantor Bupati.
 
"Belum dapat diungkap dalam laporan ini terkait koordinator aksi." pungkas Johan.(sn01)
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.