JAKARTA, Bekasinews.com.- Setelah sekian lama kasus karyawan PT Freeport Indonesia bergejolak,akhirnya Ketua DPR, Marzuki Alie angkat bicara. Marzuki menganggap wajar atas tuntutan karyawan PT Freeport Indonesia yang meminta kenaikkan upah hingga 7 dollar AS per jam. Tuntutan itu, tentunya didasari atas realitas."Kata Marzuki.
"Pimpinan PT Freeport dan DPRD Papua, sudah pernah menemui saya. Dan saya sampaikan, agar masalah yang ada dapat diselesaikan dengan baik. Saya katakan, Anda (PT Freeport), sudah 44 tahun di Indonesia. Jadi, bagaimana kita bisa membina lingkungan lebih maju, tak hanya berbicara masalah untung rugi," kata Marzuki Alie di Kantor DPR, Jumat (25/11/2011) Usai Sholat Jumat.
Yang menjadi hal terpenting adalah, melakukan diskusi dengan mempertimbangan wilayah Papua, yang berbeda dengan wilayah lain. Yang tentunya, kata Marzuki, jangan sampai ada kesan kesenjangan yang terjadi di sekitar lingkungan. "Jadi, wajar kalau karyawan (PT Freeport) naik gaji. Dan itu lumrah," Marzuki menegaskan.
Jadi ditanya terkait permintaan Karyawan PT Newmont Nusa Tengga, Marzuki mengatakan, jika tuntutannya memenuhi syarat dan masuk diakal ya harus juga di pertimbangkan.
"Kalau masalah Karyawan PT NNT itu juga harus kita kaji. Selagi masalah tuntutan itu hal yang wajar dan memenuhi syarat, kita juga akan perjuangkan." Jelasnya.
Lanjut Marzuki,yang jelas saya akan koordinasikan kepada semua pimpinan Perusahaan Tambang yang ada di Indonesia agar meningkatkan bina lingkungan,dan tingkatkan kesejahteraan karyawannya.
Tapi yang jelas bukan hanya masalah PT Freport dan PT NNT, semua perusahaan akan kita tegur supaya tidak ada gejolak." Jelas Marzuki Alie.(Erwin Siregar)
|