| Warga IKIP Masih Berjibaku Dengan Banjir | ||||
|
![]() Jatibening, Bekasinews.com.- Hanya selang beberapa jam setelah penghuni Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi membersihkan rumahnya yang kebanjiran, Jum'at (22/10) malam ini penghuni komplek kembali berjibaku dengan banjir yang menenggelamkan komplek berpenghuni 400 kepala keluarga (KK) ini. Hujan deras disertai angin kencang sekitar 30 menit menyebabkan komplek ini kembali mendapat kiriman air. Pantauan Bekasinews.com, ketinggian air di setiap blok bervariasi, Blok satu yang berada didepan pintu gerbang ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa, sebalik di Blok empat ketinggian air batu sebatas lutut orang dewasa. Meskipun air hanya selutut, namun arus air di blok empat jauh lebih keras dibandingkan dengan blok satu. Boby salah seorang warga menuturkan rumahnya baru tuntas dibersihkan tadi siang, "Eh...hujan sebentar, banjir kembali datang." jelasnya saat mengamati ketinggian air bersama beberapa warga disamping Masjid Komplek Dosen IKIP. Selain menenggelamkan Komplek, banjir juga menggenangi jalan utama antara jatibening menuju pondok gede, akibat genangan beberapa kendaraan yang lewat terpaksa mengurangi laju kendaraannya. Selain Komplek Dosen IKIP, Komplek Cahaya Kemang Permai (CKP) juga terimbas banjir akibat sungai yang sama melintasi komplek tersebut. Namun ketinggian air di Komplek ini tidak separah Komplek Dosen IKIP, air hanya mengenangi jalan-jalan komplek dengan ketinggian semata kaki. Bersamaan dengan naiknya air di Komplek Dosen IKIP dan CKP, warga dikedua komplek sudah mengevakuasi kendaraan mereka ketempat yang lebih tinggi. Nampak puluhan mobil berjejer diamankan pemiliknya dari banjir ini. Dalam bulan Oktober ini setidaknya Komplek Dosen IKIP sudah tujuh kali banjir yakni tanggal 3, 8, 13, 14, 15, 21 dan 22 Oktober 2010. (Bn01)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|









