| Hujan Gerimis, IKIP Jatibening Kembali Banjir | ||||
|
![]() Jatibening, Bekasinews.com.- Hujan gerimis yang mengguyur kawasan Jatibening pada Kamis (21/10) malam selama 30 menit membuat komplek perumahan Dosen IKIP Jatibening kembali kebanjiran. Jalan utama Jatibening kearah Pondok Gede juga ikut tergenang setinggi 20 cm akibat luapan air dari komplek IKIP yang semakin meninggi. Pintu gerbang komplek terpaksa ditutup oleh pihak keamanan setempat mengingat ketinggian air dipintu gerbang sudah setinggi pinggang orang dewasa. Banjir yang diakibatkan oleh makin minimnya lahan serapan di kawasan Jatibening juga meluas hingga ke blok 4 yang berada dibagian belakang Komplek Dosen IKIP. Sungai kecil selebar 3 meter tidak mampu menampung debit air yang datang dari perumahan-perumahan yang berada dibagian hulu sungai tersebut, akibatnya air terpaksa tumpah melewati batas sungai yang membelah komplek ini. Pantauan Bekasinews.com, ketinggian air semakin meninggi meskipun hujan gerimis telah berhenti. Warga komplekpun mulai mengevakuasi kendaraannya ketempat lebih tinggi yang berada disamping Komplek ini. Sebelumnya pada Rabu hingga Jum'at (13/10-15/10) minggu lalu ketinggian air di Komplek ini mencapai 2 meter yang mengakibatkan sekitar 400 rumah kebanjiran. Ketua RW 02 Komplek IKIP Ungi Rayes yang sedang memantau ketinggian air menjelaskan, seringnya Komplek ini kebanjiran disebabkan makin minimnya lahan serapan yang berada dibagian hulu sungai IKIP. "Hampir semua lahan kosong yang tadinya menjadi resapan, saat ini sudah berubah menjadi perumahan." jelasnya. Selain makin minimnya lahan serapan, banjir juga disebabkan oleh penyempitan sungai yang berada di seberang Jembatan jalan utama Jatibening. "Kami telah mengungkapkan permasalahan tersebut kepada pihak Pemerintah Kota Bekasi, tapi sampai saat ini belum ditindaklajuti." pungkasnya.(bn01)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||
| Terakhir Diupdate ( Kamis, 21 Oktober 2010 21:53 ) | |||||||||||||||||||||||||||||||||









