| Jatibening Tenggelam ! | ||||
|
Jatibening, Bekasinews.com.- Hujan deras yang mengguyur Bekasi dan sekitarnya pada Kamis (14/10) sore menenggelamkan beberapa komplek dikawasan Jatibening. Meskipun hujan hanya berlangsung sejam namun debit air berhasil memutuskan jalan utama antara Jatibening dengan Jatimakmur yang tepat berada di Komplek Dosen IKIP Jatibening.Hasil pantauan Bekasinews.com, komplek yang tenggelam yakni Antilope (Jatibening satu), Jatibening dua, Srigaperi, CKP, Dosen IKIP, Komple AL dan Komplek PAM. Sedangkan jalan penghubung yang putus terdapat di Jatibening Raya dan Jalan Asam. Untuk dijalan Asam yang menuju komplek Srigaperi terdapat dua aliran air setinggi paha orang dewasa yang meutuskan jalan tersebut. Arus yang cukup deras terapat dijalan utama Jatibening - Jatimakmur tepatnya di depan Komplek Dosen IKIP. Saking derasnya arus dan tingginya air, beberapa kendaraan roda dua yang coba melewati jalan tersebut terpaksa mogok dan terseret arus. Ketinggian air di Komplek Dosen IKIP tepatnya dipintu gerbang Komplek mencapai dada orang dewasa, sementara di blok empat yang cukup tinggi ketinggian air terendah setinggi orang dewasa. Meskipun ketinggian air hanya setinggi paha orang dewasa, arus air yang membelah komplek ini cukup deras. Beberapa orang terlihat berjuang keras melawan arus, bahkan ada beberapa diantara mereka terjatuh akibat derasnya arus air tersebut. Komplek Dosen IKIP yang dihuni sekitar 400 KK hampir semua rumah yang ada dikomplek ini tenggelam kecuali belasan rumah yang ada di RT.06 RW 02 yang hanya jalanannya digenangi air. Sampai berita ini diturunkan, beberapa keluarga yang rumahnya tenggelam mulai mengungsi kerumah kerabatnya yang tidak tenggelam. Begitu juga dengan kendaraan roda empat milik penghuni komplek berjejer dijalan yang ada disamping komplek ini. Ketinggian air Bervariasi Di Komplek Antilope ketinggian air mencapai paha orang dewasa, namun di komplek ini tidak ada arus deras seperti halnya di komplek dosen IKIP. Ketinggian air yang hampir sama juga terjadi di Komplek Jatibening Dua, namun ketinggian air di jalan utama Komplek ini tidak sampai selutut orang dewasa. Komplek yang cukup parah adalah komplek Srigaperi, Komplek yang dilalui sungai kecil ini ketinggian airnya mencapai pinggang orang dewasa. Pihak keamanan komplek terpaksa menutup gerbang komplek agar tidak bisa dilewati kendaraan. Komplek CKP yang berada di belakang Komolek Dosen IKIP juga cukup parah, ketinggian air dikomplek ini mencapai sepinggang orang dewasa. Sementara itu di Komplek AL dan Komplek PAM, ketinggian air mencapai selutut orang dewasa. Dua komplek ini tidak semuanya tenggelam, ada beberapa jalan utama yang terlihat aman dari genangan air. (bn01)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|




Jatibening, Bekasinews.com.- Hujan deras yang mengguyur Bekasi dan sekitarnya pada Kamis (14/10) sore menenggelamkan beberapa komplek dikawasan Jatibening. Meskipun hujan hanya berlangsung sejam namun debit air berhasil memutuskan jalan utama antara Jatibening dengan Jatimakmur yang tepat berada di Komplek Dosen IKIP Jatibening.



