| Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Hari Jum'at | ||||
|
Jakarta, Bekasinews.com.- Hari raya Raya Idul Fitri yang bertepatan dengan 1 Syawal 1431 H jatuh pada hari Jum'at (10/9) lusa. Keputusan ini ditetapkan dalam sidang Istbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI pada Rabu (8/9) petang.Berikut isi lengkap keputusan Istbat tersebut KEPUTUSAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 116 TAHUN 2010 TENTANG PENETAPAN TANGGAL 1 SYAWAL 1431 H DENGAN RAHMAT ALLAH TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk keperluan umat Islam dalam merayakan Idul Fitri 1431 H perlu ditetapkan tanggal 1 Syawal 1431 H; b. bahwa data hisab yang dihimpun oleh Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama dari berbagai sumber menyatakan bahwa ijtima’ menjelang awal Syawal 1431 H jatuh pada hari Rabu, 8 September 2010, bertepatan tanggal 29 Ramadlan 1431 H sekitar pukul 17.30 WIB dan pada saat matahari terbenam posisi hilal di seluruh Indonesia masih di bawah ufuk, dengan ketinggian hilal antara -2° 53’ sampai dengan -1° 54'; c. bahwa laporan pelaksanaan rukyat hilal pada hari Rabu tanggal 8 September 2010 bertepatan dengan tanggal 29 Ramadlan 1431 H yang disampaikan oleh: 1. Dra. Hj. Qayyum, Umur 49 tahun, Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua; 2. Sirojudin Bauw, S.Ag, Umur 51 tahun, Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Barat; 3. Dahlan Saidi, SH, Umur 40 tahun, Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara; 4. Drs. M. Azid, Umur 53 tahun, Jabatan Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku; 5. Drs. H.M Rapi Anci, M.Ag, Umur 54 tahun, Jabatan Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan; 6. Musdar, Umur 40 tahun, Jabatan Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara; 7. Yahya, Umur 37 tahun, Kasubag TU Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara; 8. Drs. Sukri Pandang, Umur 43 tahun, Jabatan Kasi Sakinah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat; 9. Arifin Pakea, Umur 41 tahun, Jabatan Kasi Produk Halal Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo; 10. Pahlawan Mukim, Umur 54 tahun, Jabatan Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur; 11. Drs. H. Saleh Karim, Umur 52 tahun, Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat; 12. Fahmi, Umur 49 tahun, Jabatan Plh. Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur; 13. Drs. HM. Ilyas, M.Ag, Umur 53 tahun, Jabatan Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan; 14. Drs. H. Nur Anwari, Umur 54 tahun, Jabatan Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat; 15. Aliansyah,S.Ag, Umur 50 tahun, Jabatan Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah; 16. H. Abdul Hafidz, Umur 53 tahun, Jabatan Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur; 17. Drs. Ahmad Syafiq, Umur 44 tahun, Jabatan Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah; 18. Zaenal, Umur 51 tahun, Jabatan Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi DIY; 19. KH. Banadji Aqil, Umur 89 tahun, Jabatan Anggota BHR Kementerian Agama Pusat; 20. H. Lukman Hakim, S.Kom, Umur 25 tahun, Jabatan Sekretaris BHR Jakarta Utara Provinsi DKI; 21. Drs. H. Iskandar Bunyamin, Umur 52 tahun, Jabatan Kabid Urais Kementerian Agama Provinsi Banten; 22. Drs. Lemra ... - 2 - 22. Drs. Lemra Horizon, Umur 43 tahun, Jabatan Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung; 23. Drs. H. Marzuki, Umur 54 tahun, Jabatan Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat; 24. H. Sidik, Umur 27 tahun, Jabatan Staf Seksi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau; 25. Wendi, Umur 35 tahun, Jabatan Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan; 26. Drs. Mustamin, Umur 46 tahun, Jabatan Kasi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi; 27. Drs. Choirul Zen, Umur 41 tahun, Jabatan Staf Seksi Kemitraan Umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara; 28. Drs. H. Ibnu Sya’dan, M.Pd, Umur 41 tahun, Jabatan Kabid Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh; menyatakan tidak melihat hilal; d. bahwa berdasarkan laporan pelaksanaan rukyat hilal sebagaimana dimaksud dalam huruf c, ahli hisab dan rukyat yang tergabung dalam Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama Republik Indonesia sepakat menyatakan bahwa tanggal 1 Syawal 1431 H jatuh pada hari Jum’at tanggal 10 September 2010; e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d perlu menetapkan Keputusan Menteri Agama tentang Penetapan tanggal 1 Syawal 1431 H; Mengingat : 1. Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Departemen Agama; 2. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara; 3. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Agama; 4. Keputusan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Agama; MEMUTUSKAN: ... MEMUTUSKAN: Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI AGAMA TENTANG PENETAPAN TANGGAL 1 SYAWAL 1431 H. KESATU : Menetapkan tanggal 1 Syawal 1431 H jatuh pada hari Jumat tanggal 10 September 2010 M. KEDUA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 8 September 2010 MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Terakhir Diupdate ( Jumat, 10 September 2010 18:02 ) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||




Jakarta, Bekasinews.com.- Hari raya Raya Idul Fitri yang bertepatan dengan 1 Syawal 1431 H jatuh pada hari Jum'at (10/9) lusa. Keputusan ini ditetapkan dalam sidang Istbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI pada Rabu (8/9) petang.



