Muara Gembong, Bekasinews.com.- Desa Pantai bakti Kecamatan Muara Gembong kabupaten Bekasi yang sangat terkenal dengan musibah banjir, kini tengah mendapat bantuan dari Pemda Kab. Bekasi berupa Tanggul. Pembangunan Tanggul tersebut menggunakan dana APBD Bekasi, dengan sistim PL ( Penunjukan Langsung) di laksanakan oleh salah satu CV Yang berada di Kabupaten Bekasi.
Sebelumnya sudah ada tanggul disisi Kali muara Gembong, namun terlihat telah sangat rapuh dan berakibat akan jebol bila tidak segera di perbaiki.
Pembangunan tanggul tersebut menggunakan bambu yang tandaskan ke kali sedalam 4 guna untuk menguatkan sisi tanggul yang kemudian di tautkan tumpukan karung berisi tanah, sehingga tanggul menjadi kuat dan tinggi sehingga bila musim hujan dapat menahan deras air.
Letak tanggul yang di kerjakan berada di empat titik, diantaranya di Kp. Bokor 1 dengan panjang tanggul 80 m, Kp bokor 2 panjang tanggul 120 m, Kp. Bokor 3 panjang tanggul 230 m, dan yang telah selesai di Kp. Jogol 4, sepanjang 280 m. Pengerjaan telah berlangsung I bulan lebih yang menggunakan tenaga masyarakat desa pantai bakti yang berjumlah puluhan orang dengan upah perharinya Rp. 50,000, hingga Rp. 70,000.
Menurut warga yang ikut bekerja di pembuatan tanggul muara gembong, mengatakan “dengan di bangunnya tanggul penanggulang banjir, masyarakat sangat berterima kasih karena selama ini kekawatiran masyarakat akan jebolnya tanggul mulai hilang. Selain itu juga pembangunan tanggul ini memberdayakan masyarakat. "Disini semua bekerja tidak ada yang jadi mandor ataupun meminta jatah uang, kalau mau uang yah bekerja.“ ujar Mait warga setempat.
Namun saat ingin konfirmasi pelaksana pembangunan tanggul muara gembong tidak berada di tempat karena pemborong hanya datang seminggu sekali.
“Pemborongnya datang hanya seminggu sekali dan permasalahan pembangunan ini telah di percayakan kepada salah satu warga yaitu wakil yahyah, dia yang menangani semua kegiatan pembangunan tanggul ini, ujar Mait. ( M. joko YP )
|