|
Desa Sukalaksana di Hantui Hama Tikus
|
|
Oleh Dedi Rachmat Hidayat
Senin, 04 Januari 2010 20:14 |
|
|
|
|
Sukakarya,Bekasinews.com.- Masyarakat Desa Sukalaksana Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi saat ini tengah terancam bahaya kemiskinan. Pasalnya selama tiga tahun berturut-turut sawahnya gagal panen terserang hama tikus yang menghabisi padi yang di tanam petani. Kekawatiran Kepala desa terhadap bahaya kemiskinan adalah hal yang wajar karena pertanian merupakan mata pencarian sebagian besar masyarakat Desa Sukalaksana, jadi jika selama tiga tahun berturut-turut gagal panen membuat para petani terancam bahaya kemiskinan. Modal yang dikeluarkan petani untuk bertani cukup lumayan besar sekitar 2-3 juta per-Hektarnya, jika padi yang ditanam tidak berhasil di panen, karena diserang tikus maka bahaya kemiskinan masyarakat Desa Sukalaksana akan berdampak social dan ekonomi.
Menurut pantauan Bekasinews.com, terlihat puluhan Hektar sawah yang berada di Desa suka laksana tanaman padi Nampak mati. Menurut keterangan masyarakat petani matinya padi akibat serangan hama tikus yang diperkirakan puluhan ribu tikus menyerang sawah yang padinya sudah mulai bunting (Berbuah-RED), sehingga begitu cepat tikus memakan habis puluhan hektar petani.
Kepala Desa Sukalaksana, Tamin saat di temui Bekasinews.com mengatakan “Lahan pertanian yang berada di Desa Sulalaksana ada sekitar 400 HA, yang sebagian tanaman padinya telah habis di serang oleh hama tikus, menurut data yang dilaporkan petani keDesa ada sekitar 40 Ha sawah yang padinya telah habis di serang tikus.Hal ini tetntunya sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan hidup para petani Desa saya, karena selama tiga tahun berturut-turut petani Desa Sukalaksana gagal panen”ujarnya
Selanjutnya Kades juga menuturkan, gagalnya panen akibat serangan tikus disebabkan kurang serentaknya musim tanam sehingga Desa Sukalaksana yang selalu terakhir menanam padi terserang hama tikus. Oleh karena itu saya berharap pada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi mau menjadwalkan musim tanam di kabupaten Bekasi agar serentak jadi tidak ada saling mendahului menanam padi, “Saya juga berharap Bupati Bekasi mau turun ke Desa Sukalaksana untuk meninjau lokasi gagal panen dan memberi bantuyan kepada masyarakat petani Desa Sukalaksana yang terancam kemiskinan akibat pertanian yang menjadi sumber penghasilan selalau gagal panen, selain terancam kemiskinan masyarakat petani yang berada di desa sukalaksana didalam membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) juga tak bisa memenuhi kewajibannya sehingga Desa sukalaksana selalu rangking terkhir dalam pelunasan PBB akibat dari dampak gagalnya panen.”tandasnya (Dedi Rachmat Hidayat)
|